Jakarta, 24 Agustus 2025 – Pondok Pesantren (Ponpes) Minhaajurrosyidiin Lubang Buaya, Jakarta Timur, kembali menegaskan eksistensinya sebagai pusat dakwah, pendidikan, dan penguatan kebangsaan dengan menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) III Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPP LDII). Acara berlangsung di Grand Ballroom Minhaajurrosyidiin selama tiga hari, Jumat hingga Minggu, 22–24 Agustus 2025.
Rakornas diikuti sekitar 315 peserta dari 37 provinsi se-Indonesia, yang terdiri dari pengurus harian DPP LDII, Dewan Penasihat Pusat, hingga jajaran DPW. Kehadiran ratusan tokoh nasional dan daerah ini menjadikan Ponpes Minhaajurrosyidiin sebagai salah satu titik strategis konsolidasi kebangsaan dan dakwah Islam di Indonesia.
Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso dalam sambutannya menegaskan tiga fokus utama Rakornas, yaitu kebangsaan, peningkatan kualitas SDM, dan kesehatan. Isu tersebut selaras dengan program pemerintah, mulai dari moderasi beragama, Sekolah Rakyat, makan bergizi gratis, hingga percepatan penanganan stunting.
“PC dan PAC adalah garda terdepan yang memahami kondisi masyarakat. Peran mereka penting dalam mendukung program pemerintah terkait kebangsaan, SDM, dan kesehatan,” tegas Chriswanto.
Selain itu, pada hari kedua, Rakornas menghadirkan pembicara nasional seperti Dr. Dahnil Anzar Simanjuntak, SE (Pemerhati Politik Pertahanan dan Juru Bicara Presiden Prabowo), Kejaksaan Agung, serta Gubernur Lemhannas. Dahnil menekankan bahwa pertahanan negara tidak hanya berbasis militer, tetapi juga meliputi aspek non-militer seperti pangan, energi, air, dan teknologi AI yang menjadi syarat kedaulatan bangsa.
Sebagai tuan rumah, Ponpes Minhaajurrosyidiin menunjukkan komitmennya dalam mendukung agenda kebangsaan dan pendidikan umat. Hadir pula jajaran pengurus pondok, antara lain Ketua Umum Yayasan Marsma TNI (Purn) KH Sukur, Ketua Ponpes KH Chairul Baihaqi, Sekretaris Ponpes H. Ujang Saepudin, serta para pengasuh KH Abdussalam dan KH Nanang Achmad.
Turut hadir pula mitra strategis, di antaranya PB PERSINAS ASAD dan PP Senkom Mitra Polri, yang semakin memperkuat jalinan kerja sama Ponpes Minhaajurrosyidiin dengan berbagai elemen bangsa.
Rakornas ini menjadi momentum penting tidak hanya bagi LDII, tetapi juga bagi Ponpes Minhaajurrosyidiin sebagai wadah penguatan ukhuwah Islamiyah, pendidikan karakter, dan konsolidasi nasional. Keberhasilan penyelenggaraan acara berskala nasional ini sekaligus menegaskan posisi Ponpes Minhaajurrosyidiin sebagai salah satu pusat dakwah dan pendidikan yang berperan aktif dalam pembangunan bangsa dan negara.