JAKARTA TIMUR – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kota Administrasi Jakarta Timur, H. Affan Sofwan, S.H.I, melakukan monitoring langsung pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) Pendidikan Kesetaraan Pondok Pesantren Salafiyah (PKPPS) dan Pendidikan Diniyah Formal (PDF) tingkat Wustho di Pondok Pesantren Minhajurrosyidin, Senin (13/04/2026).
Dalam peninjauan tersebut, H. Affan Sofwan didampingi oleh Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD. Pontren), Silvia Hanim, SE.MM, guna memastikan kelancaran teknis dan administratif di lapangan.
Pastikan Standar dan Mitigasi Kendala
H. Affan Sofwan menegaskan bahwa monitoring ini merupakan bagian dari kewajiban institusional untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar operasional yang telah ditetapkan.
"Monitoring TKA bukan sekadar kunjungan, melainkan kewajiban untuk memastikan seluruh proses di lapangan berjalan sesuai standar. Fokus utama kami adalah mengidentifikasi kendala secara dini agar dapat segera ditemukan solusinya dan ditindaklanjuti dengan tepat," ujar Kakan Kemenag dalam keterangannya.
Beliau menambahkan bahwa sebagai bagian dari program nasional, Kemenag Jakarta Timur berkomitmen penuh dalam mendukung dan mengawal kesuksesan TKA demi masa depan generasi bangsa.
Apresiasi Kesiapan Santri dan Pengurus
Berdasarkan hasil pantauan dan wawancara dengan para asatidz, pelaksanaan TKA di Ponpes Minhajurrosyidin dilaporkan berjalan lancar tanpa kendala teknis yang berarti. Para santri terlihat mengikuti ujian dengan penuh keseriusan dan kesiapan mental yang matang.
"Alhamdulillah, kendala-kendala teknis yang sempat dikhawatirkan tidak terjadi di lapangan. Melihat semangat di Pesantren Minhajurrosyidin pagi ini memberikan keyakinan bahwa masa depan umat ada di tangan yang tepat," ungkap H. Affan Sofwan.
Pesan Keseimbangan Belajar dan Ibadah
Di sela-sela monitoring, Kakan Kemenag turut memberikan motivasi kepada para santri dan pengurus pondok pesantren. Beliau menekankan pentingnya keseimbangan antara aspek intelektual dan spiritual.
"Kepada para santri, teruslah berjuang. Kuatkan belajar, kencangkan ibadah. Keduanya adalah sayap yang akan membawa kalian pada kesuksesan," pesannya.
Kepada jajaran pengurus, beliau berpesan agar senantiasa menjadikan amanah dan kejujuran sebagai pondasi utama dalam mendidik. "Apa yang saya lihat hari ini sungguh luar biasa. Tetaplah serius, sungguh-sungguh, dan jaga amanah ini Lil Ummah. Dengan hati yang tulus, insya Allah jalan menuju kebaikan akan selalu dibukakan oleh Allah SWT," pungkasnya.
Kegiatan monitoring ini ditutup dengan harapan agar seluruh santri yang mengikuti TKA mendapatkan hasil yang maksimal dan menjadi generasi yang unggul bagi bangsa dan agama.
No comments:
Post a Comment