18 May 2026

Pacu Prestasi Atlet, IPSI Cipayung Adakan Latihan Bersama di Padepokan Minhajurrosyidin

JAKARTA – Guna mendongkrak prestasi dan menyatukan kekuatan para pesilat di Kecamatan Cipayung, Pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kecamatan Cipayung menjadwalkan agenda latihan bersama pada Minggu, 17 Mei 2026. Kegiatan strategis ini dilaksanakan di Padepokan Persinas ASAD, Pondok Pesantren Minhajurrosyidin, Lubang Buaya, Jakarta Timur.

Untuk menyukseskan program tersebut, pihak IPSI Kecamatan Cipayung telah melayangkan surat permohonan resmi terkait penggunaan fasilitas padepokan Pondok Pesantren Minhajurrosyidin. Langkah ini diambil sebagai bagian dari realisasi program kerja pembinaan jangka panjang demi menjaring dan mengasah bakat-bakat atlet pencak silat potensial di wilayah Cipayung.

Latihan gabungan ini dirancang bukan sekadar untuk meningkatkan kemampuan teknik dan taktik bertanding di gelanggang. Lebih dari itu, momentum yang mempertemukan berbagai perguruan silat ini diharapkan mampu membangun kekompakan yang solid serta memperkokoh tali persaudaraan antarperguruan yang bernaung di bawah payung IPSI Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.


17 May 2026

BIDIK UFUK BARAT, TIM FALAKIYAH PONPES MINHAJURROSYIDIN PANTAU HILAL DZULHIJJAH 1447 H BERSAMA LDII DAN MUI

CILEGON, BANTEN – Guna menyukseskan penentuan awal bulan krusial ibadah kurban, tim ahli falakiyah dari Pondok Pesantren (Ponpes) Minhajurrosyidin menggelar kegiatan rukyatul hilal (pemantauan anak bulan) pada Ahad sore, 17 Mei 2026. Aktivitas pengamatan ini dipusatkan langsung di area pesisir tinggi Kota Cilegon yang menghadap langsung ke arah Selat Sunda.

Menggunakan instrumen teleskop astronomi digital presisi tinggi, tim perukyat yang mengenakan seragam dinas lapangan hijau khas organisasi tersebut melakukan penyisiran ufuk barat sesaat sebelum matahari terbenam. Fokus pemantauan ini diarahkan untuk mengukur ketinggian serta elongasi hilal guna memastikan pemenuhan kriteria visibilitas hilal yang berlaku.

Selain itu Kegiatan ini dilaksanakan bersama DPW LDII Provinsi Banten, MUI Kota Cilegon, DPD LDII Kota Cilegon, serta sejumlah unsur organisasi Islam lainnya. Pemantauan hilal dilakukan untuk mendukung penentuan awal bulan Dzulhijjah, yang berkaitan langsung dengan pelaksanaan ibadah kurban dan Hari Raya Iduladha.

Perwakilan dari Ponpes Minhajurrosyidin menjelaskan bahwa keikutsertaan aktif pesantren dalam pengamatan ini merupakan bentuk kontribusi keilmuan astronomi Islam (ilmu falak) bagi masyarakat umum. Posisi geografis pesisir Cilegon dinilai sangat strategis karena memberikan pandangan lepas ke cakrawala laut barat tanpa hambatan vegetasi atau bangunan tinggi.

Meskipun tantangan cuaca berupa lapisan awan tipis sempat menyelimuti sebagian langit Selat Sunda menjelang petang, seluruh rangkaian pencatatan data teknis tetap dirampungkan secara objektif dan ilmiah. Data hisab serta hasil pengamatan fisik di lapangan dari lokasi ini langsung dihimpun untuk dilaporkan secara terpadu.

Hasil pemantauan kolektif dari berbagai titik di Indonesia ini menjadi salah satu rujukan utama dalam Sidang Isbat Kementerian Agama RI yang dipimpin langsung di Jakarta. Berdasarkan hasil mufakat akhir sidang tersebut, pemerintah secara resmi menetapkan bahwa tanggal 1 Dzulhijjah 1447 H jatuh pada Senin, 18 Mei 2026, yang berarti Hari Raya Idul Adha (10 Dzulhijjah) akan dirayakan serentak pada Rabu, 27 Mei 2026.



16 May 2026

Tingkatkan Kompetensi Kurban, Tiga Perwakilan Ponpes Minhaajurrosyidiin Ikuti Pelatihan Juru Sembelih Halal Bersertifikat

Jakarta, 16 Mei 2026 – Menjelang pelaksanaan ibadah kurban, Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin mengirimkan tiga perwakilannya untuk mengikuti Pelatihan Juru Sembelih Halal (Juleha) bersertifikat yang digelar di Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), Senayan, Jakarta.

Tiga peserta dari Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin tersebut adalah Supriyatna, Aji Prasetyo, dan Sobirin. Keikutsertaan mereka menjadi bagian dari upaya pesantren dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, khususnya dalam pelaksanaan penyembelihan hewan kurban yang sesuai dengan syariat Islam dan standar kesehatan pangan.

Kegiatan pelatihan ini diselenggarakan melalui sinergi antara Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LDII Provinsi DKI Jakarta, Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (DKPKP) DKI Jakarta, serta LDII Halal Center (LHC). Pelatihan berskala besar tersebut diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai daerah yang dipersiapkan untuk menjadi juru sembelih halal yang terampil, memahami fikih penyembelihan, serta mampu menerapkan standar kesehatan modern.

Dalam sambutannya, perwakilan DPW LDII Provinsi DKI Jakarta menegaskan bahwa peran juru sembelih halal sangat penting dalam menentukan kehalalan bahan pangan yang dikonsumsi masyarakat. Karena itu, pelatihan Juleha tidak hanya menekankan kemampuan teknis penyembelihan, tetapi juga pemahaman terhadap hukum syariat dan aspek kesehatan hewan.

Melalui kolaborasi dengan LDII Halal Center dan DKPKP DKI Jakarta, para peserta dibekali materi mengenai rukun penyembelihan, tata cara penyembelihan sesuai syariat, serta penerapan prinsip animal welfare atau kesejahteraan hewan. Prinsip ini penting agar proses penyembelihan dilakukan dengan baik, mengurangi stres pada hewan, dan tetap menjaga nilai-nilai kemanusiaan dalam pelaksanaan ibadah kurban.

Selain itu, instruktur dari DKPKP DKI Jakarta juga memberikan pemaparan mengenai standar ASUH, yaitu Aman, Sehat, Utuh, dan Halal. Peserta mendapatkan pemahaman tentang pemeriksaan kesehatan hewan sebelum disembelih atau ante-mortem, serta pemeriksaan kelayakan daging setelah proses penyembelihan.

Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin menyambut baik kegiatan ini sebagai langkah penting dalam menyiapkan pelaksanaan kurban yang lebih profesional, tertib, dan sesuai tuntunan syariat. Dengan adanya peserta yang mengikuti pelatihan Juleha bersertifikat, diharapkan pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di lingkungan pesantren dapat semakin baik, aman, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Keikutsertaan tiga perwakilan tersebut juga menjadi wujud komitmen Ponpes Minhaajurrosyidiin dalam mendukung penyediaan pangan halal, sehat, dan berkualitas, sekaligus meningkatkan pelayanan kepada umat dalam momentum ibadah kurban.

13 May 2026

Atlet Muda Ponpes Minhajurrosyidiin Wakili Persinas ASAD dalam Sosialisasi Peraturan Baru Persilat 2026

JAKARTA – Bertempat di Padepokan Pencak Silat Indonesia TMII, Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) menggelar agenda penting terkait masa depan olahraga bela diri kebanggaan bangsa. Selama dua hari, tepatnya pada 11-12 Mei 2026, dilaksanakan sosialisasi serta peragaan peraturan terbaru Federasi Persilat (Persekutuan Pencak Silat Antarabangsa). 

Sebagai organisasi internasional tertinggi yang didirikan sejak 11 Maret 1980 oleh empat negara pelopor—Indonesia (IPSI), Malaysia (PESAKA), Singapura (PERSISI), dan Brunei Darussalam (PERSIB)—Persilat terus bertransformasi. Dalam momentum krusial ini, Pondok Pesantren (Ponpes) Minhajurrosyidiin mengirimkan delegasi atlet muda terbaiknya untuk mewakili Persinas ASAD. Sebanyak lima atlet pilihan dipercaya untuk bersinergi langsung dengan Dewan Prestasi PB IPSI guna merumuskan dan memperagakan regulasi baru pertandingan Pencak Silat 2026  yang akan berlaku secara global.

Perluas Literasi Keuangan, Ponpes Minhajurrosyidin Resmikan GIS Ekosistem EPIKS OJK

 

Pimpinan Pondok Pesantren Minhajurrosyidin, KH Chairul Baihaqi, secara resmi membuka dan meresmikan Galeri Investasi Syariah (GIS) di Sekolah Tinggi Agama Islam Minhajurrosyidin (STAIMI Jakarta) pada Selasa, 12 Mei 2026. Peresmian agenda strategis nasional tersebut meliputi kolaborasi multi-sektor, integrasi ekosistem keuangan dan pendampingan praktis.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jabodebek berkerja sama dengan Ponpes Minhaajurrosyidiin, Bursa Efek Indonesia (BEI), dan PT Phintraco Sekuritas. Pendirian galeri ini merupakan tindak lanjut konkret dari program Ekosistem Pusat Inklusi Keuangan Syariah (EPIKS) yang dicanangkan OJK di pesantren tersebut.

PT Phintraco Sekuritas membentuk Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) guna memberikan bimbingan teori dan praktik langsung mengenai trading dan saham syariah emiten BEI bagi santri serta mahasiswa. Fasilitas ini berfungsi memperluas literasi keuangan generasi muda agar tidak terbatas pada sektor perbankan, melainkan mencakup pemahaman komprehensif atas instrumen pasar modal syariah sejak dini

06 May 2026

Ponpes Minhajurrosyidin Kembali Jadi Tuan Rumah Seleksi Pesilat Unggul Cipayung di O2SN 2026

 

JAKARTA – Pondok Pesantren (Ponpes) Minhajurrosyidin, Lubang Buaya, Jakarta Timur, resmi ditunjuk kembali menjadi salah satu pusat pembinaan dan arena seleksi cabang olahraga pencak silat dalam ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tahun 2026 pada hari Minggu,  3 Mei 2026. Pelaksanaan seleksi langsung tingkat Kecamatan Cipayung, termasuk kompetisi fisik pencak silat dilaksanakan di Padepokan Minhajurrosyidin. Fasilitas olahraga yang terintegrasi langsung dengan padepokan PERSINAS ASAD ini siap menyaring talenta muda terbaik dari tingkat sekolah dasar hingga menengah di wilayah Kecamatan Cipayung. 

Pelaksanaan O2SN tahun ini mengacu pada panduan teknis terbaru yang dirilis oleh Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Selain pencak silat, ajang talenta tahunan ini juga memperlombakan cabang olahraga utama lainnya seperti atletik, renang, bulu tangkis, dan panjat tebing.

Khusus di Minhajurrosyidin, fokus utama seleksi pencak silat akan diarahkan pada kategori Jurus Tunggal (Putra/Putri) serta beberapa kelas tanding. Para pelatih lokal menyatakan bahwa persiapan atlet telah digenjot sejak awal tahun guna mempertahankan dominasi wilayah Jakarta Timur di tingkat provinsi hingga nasional.


24 April 2026

Sederet Tokoh Nasional dan Internasional Padati Halal Bihalal B57+ Asia Pacific di Istiqlal

Dewan Masayikh Ponpes Minhajurrosyidin H. Dwi Pramono, Lc, M.S.I menghadiri undangan Halal Bihalal B57+ Asia Pacific Regional Chapter di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Rabu, 22 April 2026. Halal Bihalal B57+ Asia Pacific Regional Chapter menjadi momentum strategis dalam memperkuat kolaborasi ekonomi Islam lintas negara, dengan semangat “Strengthening Islamic Economic Synergy: From Ukhuwah to Global Economic Partnership.” 

Acara ini semakin istimewa dengan kehadiran Menteri Agama Republik Indonesia, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Ketua Umum B57+ Asia Pacific Regional Chapter Arsjad Rasjid, dan sejumlah perwakilan duta besar negara-negara anggota B57+.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan kegiatan tersebut merupakan bagian memperkuat kolaborasi bisnis antar sektor dari lintas negara di Asia Pasific yang merupakan anggota organisasi kerja sama Islam dengan membahas ekonomi halal dan peluang Indonesia sebagai motor penggerak industri halal dunia. Menteri Agama sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar juga menyampaikan, ekonomi syariah memiliki ketahanan yang kuat dalam menghadapi krisis global. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi bisnis lintas negara dalam kerangka B57+ yang mendorong integrasi ekonomi dunia Islam.

Indahnya Toleransi, Gereja Kalvari Serahkan Hewan Kurban ke Ponpes Minhajurrosyidin

JAKARTA – Pemandangan menyejukkan yang sarat akan nilai toleransi kembali tersaji di kawasan Lubang Buaya, Jakarta Timur. Pondok Pesantren (...