12 June 2026

Kemenag RI Gelar Review Soal Imtihan Wathani 1447/1448 H

Pendidikan Diniyah Formal (PDF) Minhajurrosyidin menghadiri undangan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI dalam rangka Review Soal Imtihan Wathani (IW) sebagai bagian dari tahapan penyelenggaraan Ujian Akhir Pendidikan Diniyah Formal Berstandar Nasional (UAPDFBN) Tahun Ajaran 1447/1448 H.

Kegiatan ini dilaksanakan pada 10–12 Juni 2026 di Grand Cemara Hotel, Menteng, Jakarta Pusat, dan diikuti oleh unsur Direktorat Pesantren, para Kasubdit terkait, pengurus ASPENDIF, reviewer, serta tim penyusun soal UAPDFBN/IW diantaranya dari PDF Minhajurrosyidin.

Direktur Pesantren Dr. Basnang Said, M.Ag. bersama jajaran Direktorat Pesantren dan para ahli pendidikan diniyah hadir sebagai narasumber dan peserta. Kegiatan ini bertujuan untuk menelaah, menyempurnakan, dan memastikan kualitas soal Imtihan Wathani agar sesuai dengan standar akademik Pendidikan Diniyah Formal serta mendukung pelaksanaan ujian nasional yang objektif, valid, dan berkualitas.

Sebanyak 23 unsur peserta yang terdiri dari pejabat Kemenag, reviewer, penyusun soal, dan tim teknis terlibat dalam proses review tersebut guna meningkatkan mutu evaluasi pendidikan diniyah di Indonesia.

Kecil-Kecil Cabe Rawit! Murid RA Minhaajurrosyidiin Unjuk Bakat dan Kreativitas di Gelar Karya 2026

 JAKARTA, 11 Juni 2026 – Suasana ceria dan penuh semangat menyelimuti lingkungan RA Minhaajurrosyidiin, Lubang Buaya, Jakarta Timur pada Kamis (11/6). Lembaga pendidikan anak usia dini ini sukses menyelenggarakan agenda tahunan "Pentas Seni dan Gelar Karya" sebagai bentuk apresiasi atas proses belajar dan kreativitas para murid selama satu tahun ajaran terakhir.

Acara yang dihadiri oleh wali murid, jajaran guru RA dan Pengasuh serta Pimpinan Pondok Pesantren Minhajurrosyidin. Panggung utama pentas seni diramaikan oleh aksi menggemaskan sekaligus memukau dari para murid RA, mulai dari tampilan Tahfidzul Qur'an, tarian daerah dan penampilan busana adat. Tidak hanya itu, di pintu masuk area gelar karya juga disulap menjadi ruang pameran yang menampilkan berbagai hasil kerajinan tangan dan proyek kreatif motorik halus murni karya para murid.

Ketua Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin, K.H. Chairul Baihaqi, S.STP, M.Si, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas terselenggaranya acara ini. Beliau menekankan pentingnya peran pondok pesantren dalam mendukung pendidikan usia dini sebagai fondasi utama pembentukan karakter Islami sejak dini. Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Sekolah RA Minhaajurrosyidiin juga menambahkan bahwa metode pembentukan karakter memang menjadi fokus utama sekolah.  Setiap anak memiliki keunikan dan potensi yang luar biasa jika didukung dengan tepat oleh lingkungan sekolah maupun keluarga.

Kolaborasi yang erat antara pengurus pondok pesantren, pihak sekolah, dan dukungan penuh dari wali murid menjadi kunci utama kesuksesan acara tahunan ini. Melalui momentum Pentas Seni dan Gelar Karya 2026, RA Minhaajurrosyidiin kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi yang berkarakter, kreatif, dan unggul di bawah naungan lingkungan Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin.

08 June 2026

BMT Rukun Abadi Gelar Edukasi Literasi Keuangan Syariah di Ponpes Minhajurrosyidiin

Jakarta Timur – Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah BMT Rukun Abadi menggelar program edukasi literasi keuangan syariah bagi ratusan warga Pondok Pesantren Minhajurrosyidiin, Lubang Buaya, Jakarta Timur. Kegiatan tersebut berlangsung pada Minggu malam, 7 Juni 2026, mulai pukul 20.00 WIB.

Program edukasi ini mengangkat tema pentingnya penguatan digitalisasi ekosistem pesantren serta penyelamatan umat dari jerat transaksi ribawi. Kehadiran BMT Rukun Abadi di lingkungan pesantren menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi syariah berbasis komunitas, khususnya di tingkat mikro dan masyarakat sekitar pesantren.

Acara ini dihadiri oleh jajaran pengurus Pondok Pesantren Minhajurrosyidiin, para ustadz, santri, serta perwakilan pengusaha UMKM binaan yang berada di sekitar lingkungan pesantren. Antusiasme peserta terlihat dari perhatian mereka dalam mengikuti pemaparan materi mengenai pentingnya memahami prinsip-prinsip keuangan syariah dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kegiatan tersebut, BMT Rukun Abadi menghadirkan dua pemateri utama, yaitu Dewan Pengawas Syariah BMT Rukun Abadi, H. Imam Rusdi, SE., M.Sy., serta Financing Division Head BMT Rukun Abadi, H. Adhi Prayudi Maulana, SE.

H. Imam Rusdi, SE., M.Sy. dalam pemaparannya menekankan tentang bahaya riba berdasarkan Al-Qur’an dan hadis. Ia menjelaskan bahwa transaksi ribawi bukan hanya berdampak pada aspek ekonomi, tetapi juga berpengaruh terhadap keberkahan hidup umat. Oleh karena itu, masyarakat perlu semakin memahami pentingnya memilih layanan keuangan yang sesuai dengan prinsip syariah.

“Literasi keuangan syariah harus terus ditanamkan kepada masyarakat, khususnya di lingkungan pesantren. Dengan memahami bahaya riba, umat diharapkan mampu lebih selektif dalam memilih transaksi keuangan yang halal, aman, dan membawa keberkahan,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Sementara itu, H. Adhi Prayudi Maulana, SE. menyampaikan materi mengenai produk-produk layanan yang tersedia di BMT Rukun Abadi. Ia menjelaskan berbagai program simpanan dan pembiayaan syariah yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, santri, wali santri, serta pelaku UMKM di sekitar pesantren.

Menurutnya, BMT memiliki peran strategis sebagai lembaga keuangan mikro syariah yang dekat dengan masyarakat. Selain memberikan akses pembiayaan, BMT juga hadir untuk membangun budaya ekonomi yang sehat, produktif, dan sesuai tuntunan syariat.

Melalui kegiatan ini, Ponpes Minhajurrosyidiin berharap sinergi bersama BMT Rukun Abadi dapat terus ditingkatkan. Edukasi literasi keuangan syariah diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem pesantren yang lebih mandiri, modern, dan terbebas dari praktik transaksi ribawi.

Kegiatan ini juga menjadi momentum penting bagi penguatan ekonomi umat, terutama dalam mendukung para pelaku UMKM binaan agar mampu mengembangkan usaha melalui jalur pembiayaan yang halal dan berkelanjutan. Dengan adanya kolaborasi antara pesantren dan BMT, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya mengelola keuangan secara syariah, amanah, dan produktif.

07 June 2026

CETAK GENERASI UNGGUL, PDF MINHAJURROSYIDIN GELAR HAFLAH AKHIRUSSANAH ANGKATAN 8 YANG DIIKUTI RATUSAN SANTRI

Grand Ballroom Pondok Pesantren Minhajurrosyidin, Jakarta Timur, dipadati ratusan santri, wali murid, dan tamu undangan dalam rangka Pelepasan Santri/Haflah Akhirussanah angkatan ke-8 Pendidikan Diniyah Formal (PDF) Minhajurrosyidin yang berlangsung hari ini, Sabtu, 6 Juni 2026.

Acara tahunan ini menandai keberhasilan para santri dari jenjang Wustha (setingkat SMP) dan Ulya (setingkat SMA) yang telah menyelesaikan kurikulum integrasi keagamaan pesantren tradisional dan pendidikan formal nasional selama 3 tahun. Dalam kegiatan ini sebanyak 103 santri terdiri dari 73 santri Ulya dan 30 santri Wustha melaksanakan prosesi pelepasan dengan dihadiri oleh orang tua/wali murid.

Pendidikan Diniyah Formal (PDF) Minhajurrosyidin memberikan apresiasi tinggi kepada santri berprestasi yang meraih nilai akademik maupun non akademik tertinggi, perilaku teladan, serta kemampuan dalam menyelesaikan materi dan target keagamaan yang diberikan. Angkatan VIII ini telah berhasil meraih banyak prestasi baik akademik maupun non akademik. Tercatat ratusan medali dan puluhan tropi dari berbagai event telah berhasil dirain oleh santri Angkatan VIII ini.

Sambutan Pimpinan Pondok Pesantren, K.H Chairul Baihaqi, menekankan bahwa kelulusan angkatan ke-8 ini bukan akhir, melainkan awal kontribusi nyata para santri di masyarakat dengan membawa bekal akhlak mulia dan pemahaman agama yang kuat kepada keluarga maupun masyarakat.

Tokoh-tokoh akademika, dewan pengasuh, dewan masayikh dan dewan guru di Yayasan Ponpes Minhajurrosyidin  turut hadir memberikan ucapan selamat, do'a sekaligus memberikan wejangan agar para alumni tetap menjaga nama baik almamater dan terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi atau bisa memberikan manfaat serta dampak positif dalam kehidupan bermasyarakat 

Penampilan Santri Angkatan 8 juga turut mewarnai acara ini, diantaranya seperti pembacaan lantunan ayat suci Al Quran oleh santri Wustha IX, tampilan syair mencari ilmu dan nadzhom alfiyah oleh santri Ulya XII, tampilan seni beladiri pencak silat oleh santri Ulya XII, serta kesan pesan dengan 3 Bahasa (Arab, Inggris Indonesia) oleh santri Wustha IX dan santri Ulya XII

Acara dilanjutkan dengan prosesi pengalungan medali kepada para wisudawan, sesi foto bersama dewan guru PDF di panggung utama Grand Ballroom Minhajurrosyidin serta penampilan video oleh santri wisudawan dan ditutup dengan acara ramah tamah.

04 June 2026

BLK Komunitas Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin Utus Instruktur dalam Pelatihan AI Nasional

Jakarta – Guna terus meningkatkan kualitas pendidikan vokasi dan menjawab tantangan zaman di era digital, Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin mengutus salah satu instrukturnya untuk mengikuti program “Penguatan Kompetensi Instruktur BLK Komunitas” yang diselenggarakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI).

Kegiatan yang berfokus pada Kejuruan Teknologi Informasi dan Komunikasi ini mengangkat tema pelatihan yang sangat relevan dengan perkembangan global saat ini, yaitu Fundamental Generative Artificial Intelligence (AI) Batch 1. Pelatihan berskala nasional tersebut dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting selama dua hari, yakni pada Selasa hingga Rabu, 2–3 Juni 2026.

Program ini diinisiasi oleh Direktorat Bina Instruktur dan Tenaga Pelatihan Kemnaker RI sebagai upaya memperkuat kompetensi para instruktur swasta di lingkungan BLK Komunitas. Melalui pelatihan ini, para instruktur dibekali pemahaman dasar, wawasan, serta keterampilan teknis dalam memanfaatkan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih inovatif, adaptif, dan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja masa kini.

Direktur Bina Instruktur dan Tenaga Pelatihan, Dr. Teguh Djatmiko, S.E., Ak., M.M., dalam surat resminya menyampaikan bahwa peningkatan kompetensi instruktur merupakan langkah penting dalam menjaga mutu dan relevansi hasil pelatihan yang diberikan oleh BLK Komunitas kepada peserta didik, santri, maupun masyarakat sekitar.

Instruktur utusan Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin, Gufron Sabillah, A.Md.T, telah memenuhi berbagai kualifikasi yang ditetapkan untuk mengikuti program tersebut. Di antaranya aktif mengajar di lembaga, memiliki kesiapan perangkat teknologi, serta memperoleh surat tugas resmi dari pimpinan pesantren.

Ketua Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin, K.H. Chairul Baihaqi, S.STP., M.Si., memberikan dukungan penuh atas keikutsertaan instruktur BLK Komunitas dalam pelatihan nasional ini. Menurutnya, penguatan kompetensi instruktur menjadi bagian penting dari ikhtiar pesantren dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berbasis keagamaan, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan keterampilan di era digital.

“Pesantren harus terus beradaptasi dengan perkembangan zaman. Teknologi, termasuk kecerdasan buatan, dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan keterampilan santri. Kami berharap ilmu yang diperoleh dalam pelatihan ini dapat diterapkan di BLK Komunitas Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin,” ujarnya.

Melalui keikutsertaan dalam pelatihan Fundamental Generative AI ini, BLK Komunitas Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin diharapkan semakin siap mencetak peserta pelatihan yang memiliki keterampilan digital, kreatif, dan mampu bersaing di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Partisipasi ini juga menjadi bukti komitmen Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan vokasi berbasis pesantren.

(Tim Media/-)

02 June 2026

Atlit Pencak Silat Minhajurrosyidin: Dari Piala Walikota Menuju Kejurprov

JAKARTA – Kontingen pencak silat Pondok Pesantren Minhajurrosyidin sukses mengukir prestasi gemilang dalam ajang Kejuaraan Piala Walikota Jakarta Timur pada hari Minggu, 31 Mei 2026 di Gelanggang Olahraga (GOR) Ciracas, Jakarta Timur. 

Tim Minhajurrosyidin berhasil membawa pulang total empat medali, yang terdiri dari dua medali emas, satu perak, dan satu perunggu. Adapun rincian pencapaian sebagai berikut :

Juara 1 (Medali Emas) dan Lolos Kejurprov DKI Jakarta

- Abdul Aziz Assidiqi
- M. Izad Alviano

Juara 2 (Medali Perak) dan Lolos Kejurprov DKI Jakarta

- M. Gama Sihab 

Juara 3 (Medali Perunggu)

- M. Herdiyansah

Kejuaraan ini juga menjadi gerbang pembuka menuju kompetisi yang lebih tinggi. Berdasarkan regulasi turnamen, atlet yang berhasil meraih posisi juara 1 dan 2 berhak mendapatkan tiket otomatis untuk melaju ke tingkat Provinsi atau Kejuaraan Provinsi (Kejurprov).

Dengan hasil tersebut, tiga pesilat terbaik Minhajurrosyidin kini resmi terpilih dan akan langsung masuk masa persiapan intensif demi memperebutkan gelar juara di level Kejurprov mendatang.

01 June 2026

Kibarkan Semangat Nasionalisme, Ratusan Siswa dan Guru Sekolah Minhaajurrosyidiin Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila


JAKARTA – Halaman kampus Sekolah Tinggi Agama Islam Minhaajurrosyidiin (STAIMI) menjadi saksi bisu khidmatnya pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila pada Senin (1/6/2026) pagi. Berbeda dari kegiatan keagamaan biasanya, kali ini seluruh elemen pendidikan di lingkungan Minhaajurrosyidiin melebur dalam barisan upacara untuk memperkuat rasa cinta tanah air.

Upacara bendera ini diikuti secara antusias oleh siswa-siswi dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PDF, PKPPS, SD, SMP, hingga SMA Minhaajurrosyidiin. Tak ketinggalan, bapak dan ibu guru serta jajaran staf karyawan turut hadir berbaris rapi mengikuti seluruh rangkaian prosesi dengan penuh disiplin.

Bertindak sebagai Pembina Upacara, Kepala Sekolah SMA Minhaajurrosyidiin, Firman Muhammad A A, S.Pd., M.M., C.Ed., menyampaikan amanat yang membakar semangat para peserta. Dalam pidatonya, beliau menekankan pentingnya merefleksikan kembali nilai-nilai Pancasila di tengah perkembangan zaman.

"Hari ini, 1 Juni 2026, kita kembali berdiri di atas tanah pusaka untuk memperingati Hari Lahir Pancasila. Lebih dari sekadar seremoni tahunan, momen ini adalah momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia," tegas pembina upacara di hadapan peserta upacara.

Mengangkat tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia", beliau menjelaskan bahwa ideologi bangsa Indonesia ini memiliki peran global yang sangat besar. Menurutnya, nilai luhur Pancasila tidak hanya menjaga keutuhan NKRI yang terdiri dari belasan ribu pulau, tetapi juga menjadi instrumen diplomasi dunia melalui prinsip musyawarah dan mufakat.

Beliau juga mengingatkan bahwa kemajuan materi, ekonomi, dan teknologi yang sedang dikejar saat ini tidak akan berarti apa-apa tanpa adanya komitmen moral yang kuat. Untuk itu, generasi muda diajak untuk tidak sekadar menghafal Pancasila di atas kertas atau menjadikannya pajangan semata.

"Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan dinding di kantor, sekolah, atau hanya menjadi teks di dalam buku sejarah. Mari kita teguhkan kembali komitmen Pancasila kita. Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa yang besar yang dapat menjunjung tinggi religiusitas dengan semangat persatuan," tambahnya.

Upacara yang berlangsung tertib di bawah cerahnya langit pagi itu ditutup dengan doa bersama untuk kemajuan pendidikan Islam dan keutuhan NKRI, disusul dengan komitmen bersama untuk menjaga Pancasila agar tetap hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa. Merdeka!

Rajut Ukhuwah, Pimpinan Ponpes Minhajurrosyidin Sambut Hangat Delegasi Kemenag, MUI, dan 7 Ormas Islam Sumedang di Minhajurrosyidin

JAKARTA – Pondok Pesantren (Ponpes) Minhajurrosyidin menerima kunjungan silaturahmi akbar dari unsur pemerintah, tokoh ulama, serta pimpinan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Islam Kabupaten Sumedang pada Minggu (31/05/2026). 

Kehadiran rombongan besar ini disambut langsung oleh Ketua Ponpes Minhajurrosyidin, K.H. Chairul Baihaqi, beserta jajaran pengurus pesantren. Rombongan delegasi dari Kabupaten Sumedang tersebut dihadiri oleh perwakilan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumedang dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sumedang. Pertemuan ini juga merekatkan persaudaraan lintas ormas dengan hadirnya jajaran pimpinan dari PCNU, PD Muhammadiyah, PD PERSIS, PC Syarikat Islam (SI), PD Al Jam'iyah Al Washliyah, PD PUI, dan DPD LDII Kabupaten Sumedang.

Mengawali agenda kunjungan, K.H. Chairul Baihaqi beserta jajaran pengurus mengajak seluruh tamu undangan untuk berkeliling (tour) melihat langsung area Ponpes Minhajurrosyidin. Para tokoh agama dan pejabat Sumedang diajak meninjau berbagai fasilitas pendidikan, asrama santri, sarana ibadah, hingga sistem tata kelola lingkungan pesantren yang modern dan bersih.

Aktivitas fisik ini mencairkan suasana dan mendapat apresiasi tinggi dari para peserta kunjungan yang kagum dengan keasrian dan manajemen lapangan pondok pesantren.

Setelah puas berkeliling area pesantren, agenda utama dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif (sharing session). Dalam sesi ini, K.H. Chairul Baihaqi memaparkan visi, misi, serta pola pembinaan santri yang diterapkan di Minhajurrosyidin guna mencetak generasi yang alim, faqih, berakhlakul karimah, dan mandiri.

Ketua Umum MUI Kabupaten Sumedang KH. R.M. Anwar Sanusi beserta perwakilan Kementerian Agama dan para pimpinan ormas Islam Sumedang secara bergantian berbagi pandangan, apresiasi dan masukan, serta mendiskusikan tantangan dakwah kontemporer. 

Topik mengenai moderasi beragama dan penguatan ekonomi berbasis pesantren menjadi bahasan hangat dalam ruang dialog tersebut.

Komitmen Merawat Ukhuwah IslamiyahK.H. Chairul Baihaqi menegaskan bahwa pintu Ponpes Minhajurrosyidin selalu terbuka lebar untuk berkolaborasi dan bertukar pikiran demi kemajuan syiar Islam. Kehadiran seluruh elemen ormas besar dari Sumedang ini menjadi bukti nyata bahwa keberagaman wadah perjuangan tetap berada di bawah payung kesatuan umat yang utuh.

Kunjungan ditutup dengan sesi ramah tamah, foto bersama, dan doa lintas tokoh yang memohon keberkahan untuk kemajuan pendidikan Islam serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Kemenag RI Gelar Review Soal Imtihan Wathani 1447/1448 H

Pendidikan Diniyah Formal (PDF) Minhajurrosyidin menghadiri undangan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI dalam ra...