04 June 2026

BLK Komunitas Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin Utus Instruktur dalam Pelatihan AI Nasional

Jakarta – Guna terus meningkatkan kualitas pendidikan vokasi dan menjawab tantangan zaman di era digital, Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin mengutus salah satu instrukturnya untuk mengikuti program “Penguatan Kompetensi Instruktur BLK Komunitas” yang diselenggarakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI).

Kegiatan yang berfokus pada Kejuruan Teknologi Informasi dan Komunikasi ini mengangkat tema pelatihan yang sangat relevan dengan perkembangan global saat ini, yaitu Fundamental Generative Artificial Intelligence (AI) Batch 1. Pelatihan berskala nasional tersebut dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting selama dua hari, yakni pada Selasa hingga Rabu, 2–3 Juni 2026.

Program ini diinisiasi oleh Direktorat Bina Instruktur dan Tenaga Pelatihan Kemnaker RI sebagai upaya memperkuat kompetensi para instruktur swasta di lingkungan BLK Komunitas. Melalui pelatihan ini, para instruktur dibekali pemahaman dasar, wawasan, serta keterampilan teknis dalam memanfaatkan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih inovatif, adaptif, dan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja masa kini.

Direktur Bina Instruktur dan Tenaga Pelatihan, Dr. Teguh Djatmiko, S.E., Ak., M.M., dalam surat resminya menyampaikan bahwa peningkatan kompetensi instruktur merupakan langkah penting dalam menjaga mutu dan relevansi hasil pelatihan yang diberikan oleh BLK Komunitas kepada peserta didik, santri, maupun masyarakat sekitar.

Instruktur utusan Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin, Gufron Sabillah, A.Md.T, telah memenuhi berbagai kualifikasi yang ditetapkan untuk mengikuti program tersebut. Di antaranya aktif mengajar di lembaga, memiliki kesiapan perangkat teknologi, serta memperoleh surat tugas resmi dari pimpinan pesantren.

Ketua Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin, K.H. Chairul Baihaqi, S.STP., M.Si., memberikan dukungan penuh atas keikutsertaan instruktur BLK Komunitas dalam pelatihan nasional ini. Menurutnya, penguatan kompetensi instruktur menjadi bagian penting dari ikhtiar pesantren dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berbasis keagamaan, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan keterampilan di era digital.

“Pesantren harus terus beradaptasi dengan perkembangan zaman. Teknologi, termasuk kecerdasan buatan, dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan keterampilan santri. Kami berharap ilmu yang diperoleh dalam pelatihan ini dapat diterapkan di BLK Komunitas Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin,” ujarnya.

Melalui keikutsertaan dalam pelatihan Fundamental Generative AI ini, BLK Komunitas Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin diharapkan semakin siap mencetak peserta pelatihan yang memiliki keterampilan digital, kreatif, dan mampu bersaing di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Partisipasi ini juga menjadi bukti komitmen Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan vokasi berbasis pesantren.

(Tim Media/-)

No comments:

Post a Comment

BLK Komunitas Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin Utus Instruktur dalam Pelatihan AI Nasional

Jakarta – Guna terus meningkatkan kualitas pendidikan vokasi dan menjawab tantangan zaman di era digital, Balai Latihan Kerja (BLK) Komunit...