08 September 2026

Keteladanan KH. Abdul Aziz Sulthon Auliya sebagai “Bapak Pendidikan” di Lingkungan Yayasan Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin

 

JAKARTA, 07 September 2026 – Sekolah SD SMP SMA  Minhajurrosyidiin Jakarta Timur menggelar rangkaian acara “Doa Barokah Gedung Sekolah Minhajurrosyidiin” oleh KH. Abdul Aziz Sulthon Auliya’ yang penuh khidmat pada hari ini, Senin (7/9). Acara yang berlangsung di depan halaman sekolah yang di pandu oleh MC yang professional. Di awali  dengan pembukaan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, penampilan video documenter proses pembangunan gedung sekolah yang luar biasa megah, acara dimulai sambutan oleh Ketua Umum Yayasan Pondok Pesantren Mihajurrosyidiin, dilanjutkan sambutan dan doa barokah oleh Ketua Dewan Pembina sekaligus Pendiri  yayasan dan di akhiri makan bersama seluruh pengurus, tamu undangan dan keluarga besar sekolah minhajurrosyidiin.

Kehadiran Ketua Dewan Pembina KH. Abdul Aziz Sulthon Auliya’ menjadi magnet utama dalam acara tersebut. Kedatangan beliau disambut dengan penuh kehangatan oleh keluarga besar sekolah minhajurrosyidiin dan semua para tamu undangan. Serta para siswa siswi yang sangat antusias menantikan nasehat, arahan dan doa barokah dari beliau.

Sebelum itu dalam sambutan,  KH. Lukman Hakim, menyampaikan beberapa hal terkait pembangunan serta pengembangan fasilitas pendidikan, khususnya pemanfaatan lingkungan dan lahan sekolah. Berdasarkan pertimbangan pemanfaatan lahan dan agar kegiatan sekolah seperti upacara maupun kegiatan lainnya tetap dapat berjalan dengan baik, KH. Lukman Hakim menyebutkan bahwa  KH. Abdul Aziz Sulthon Auliya’ memberikan arahan agar tanaman buah-buahan yang sebelumnya berada di sekitar lapangan dipindahkan ke lokasi yang lebih sesuai. Dan disinilah sekarang ini menjadi bangunan kokoh, kuat dan inysaallah barokah untuk generasi kedepan.

Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan apresiasi terhadap pembangunan fasilitas pendidikan yang dinilai sangat baik dan megah. Bangunan tersebut dirancang dengan konsep yang modern dan memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut. Hal tersebut menunjukkan besarnya perhatian  KH. Abdul Aziz Sulthon Auliya’ terhadap dunia Pendidikan, cocok sekali jika beliau saya sebut sebagai “Bapak Pendidikan”. Di mana pun beliau berada, selalu terdapat perhatian dan kepedulian terhadap pengembangan pendidikan. Upaya tersebut diharapkan dapat terus berkembang dari berbagai daerah, bahkan hingga Aceh sampai Papua.

Pendirian dan pengembangan sekolah tersebut merupakan salah satu bentuk kontribusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa Indonesia. Selain sekolah yang telah didirikan di lokasi ini, terdapat pula berbagai sekolah lainnya yang dikembangkan di berbagai daerah. Ke depan, diharapkan pengembangan pendidikan tersebut dapat terus berlanjut hingga pada tingkat perguruan tinggi atau universitas.

Kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk menyampaikan harapan agar generasi berikutnya dapat melanjutkan berbagai bentuk pembangunan dan pengembangan pendidikan yang telah dirintis. Dengan adanya fasilitas pendidikan yang semakin baik, diharapkan generasi muda dapat memperoleh kesempatan pendidikan yang lebih luas dan berkualitas.

Ketua Dewan Pembina Yayasan Ponpes Minhaajurrosyidiin, KH. Abdul Aziz Sulthon Auliya’ Canangkan Pendidikan Karakter Sejak Usia Dasar

JAKARTA, 7 Agustus 2026 – Ketua Dewan Pembina Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin,  KH. Abdul Aziz Sulthon Auliya’, mencanangkan pentingnya pembentukan pendidikan karakter sejak usia dasar dalam kegiatan Doa Barokah Gedung Sekolah Minhaajurrosyidiin.

Suasana penuh khidmat dan keberkahan menyelimuti kegiatan Doa Barokah Gedung Sekolah Minhaajurrosyidiin. Kegiatan tersebut menjadi momentum penuh makna, tidak hanya sebagai ungkapan rasa syukur atas hadirnya gedung sekolah, tetapi juga sebagai awal dari ikhtiar bersama dalam membangun generasi yang berilmu, berakhlak, dan berkarakter mulia sejak usia dasar.

Usia dasar merupakan salah satu fase penting dalam perkembangan anak yang sering disebut sebagai golden age atau masa keemasan. Pada masa inilah anak mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat, baik dari aspek intelektual, emosional, sosial, maupun pembentukan kepribadiannya. Oleh karena itu, nilai-nilai positif yang ditanamkan sejak usia dasar diyakini akan menjadi bekal penting dalam perjalanan kehidupan anak pada masa mendatang.

Dalam sambutannya, KH. Abdul Aziz Sulthon Auliya’ mengibaratkan pendidikan karakter pada usia dasar sebagai pondasi sebuah bangunan. Menurutnya, kualitas pondasi akan menentukan kekuatan bangunan dalam menghadapi berbagai kondisi dan tantangan.

“Usia dasar ibarat seperti pondasi sebuah bangunan. Jika pondasi tersebut bagus, maka bangunan dapat berdiri kokoh. Begitu pula dengan pendidikan anak, apabila sejak usia dasar telah diberikan pondasi karakter yang baik, maka mereka akan memiliki kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan,” ujar KH. Abdul Aziz Sulthon Auliya’.

Kegiatan Doa Barokah Gedung Sekolah Minhaajurrosyidiin menjadi momentum penting dalam perjalanan pengembangan pendidikan di lingkungan Minhaajurrosyidiin. Selain sebagai bentuk rasa syukur atas berdirinya gedung sekolah, kegiatan tersebut juga menjadi penegasan komitmen untuk menghadirkan lingkungan pendidikan yang mendukung perkembangan peserta didik secara menyeluruh.

Melalui keberadaan gedung sekolah yang baru, sekolah Minhaajurrosyidiin diharapkan dapat terus mengembangkan pendidikan yang memadukan penguatan kompetensi akademik dengan pembentukan karakter dan nilai-nilai keagamaan. Dengan pondasi pendidikan yang kuat sejak usia dasar, peserta didik diharapkan tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berakhlak mulia, serta mampu menghadapi dinamika kehidupan di masa depan.

Keteladanan KH. Abdul Aziz Sulthon Auliya sebagai “Bapak Pendidikan” di Lingkungan Yayasan Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin

  JAKARTA, 07 September 2026 – Sekolah SD SMP SMA   Minhajurrosyidiin Jakarta Timur menggelar rangkaian acara “Doa Barokah Gedung Sekolah M...