29 September 2026

Raih Perak dan Perunggu, Pendekar Ponpes Minhaajurrosyidiin Ukir Prestasi Gelanggang Nasional Gadjah Mada National Championship 2026

 
YOGYAKARTA – Gelanggang olahraga nasional kembali diguncang oleh ketangguhan fisik dan mental baja para santri Pondok Pesantren (Ponpes) Minhaajurrosyidiin Lubang Buaya. Mengirimkan delegasi terbaiknya, para pendekar muda ini sukses memborong rentetan medali pada ajang bergengsi Gadjah Mada National Championship (GMNC) 2026 yang berlangsung di GOR Nusantara UGM, Yogyakarta, pada 23–25 September 2026 Gadjah Mada National Championship (GMNC) 2026.

Sesuai dengan nama resminya, Gadjah Mada National Championship (GMNC) 2026 merupakan kejuaraan pencak silat tingkat nasional berskala besar yang diselenggarakan secara resmi oleh UKM Pencak Silat Universitas Gadjah Mada.

Ajang ini bukan sekadar turnamen biasa, melainkan arena resmi bagi para ksatria muda tingkat SMA/SMK/MA/Sederajat dari seluruh pelosok nusantara untuk memperebutkan Piala Bergilir Rektor Universitas Gadjah Mada Kejuaraan Pencak Silat Nasional Tingkat SMA/SMK/MA/sederajat. Istimewanya lagi, sertifikat juara dari ajang ini telah terkurasi di Puspresnas (Pusat Prestasi Nasional), sehingga dapat dijadikan tiket emas pendukung untuk jalur Penelusuran Bibit Unggul Berprestasi (PBUB) masuk ke UGM Kejuaraan Pencak Silat Nasional Tingkat SMA/SMK/MA/sederajat.

Di tengah kepungan ribuan atlet sekolah umum dan pusat pelatihan daerah, delegasi berbasis pesantren dari Minhaajurrosyidiin terbukti mampu bersaing ketat di papan atas melalui dua kategori utama yaitu seni dan tanding.

Kombinasi ketukan jurus yang presisi, kekompakan kilat, dan keindahan gerak tingkat tinggi ditunjukkan oleh trio pendekar dari SMA Minhaajurrosyidiin. Tampil percaya diri di kategori Seni Beregu Putra, tiga santri kelas XI sukses membawa pulang Juara 2 (Medali Perak) Yayasan Ponpes Minhaajurrosyidiin:

* M. Ferdi F. H (Kelas XI)

* M. Jafana Al Alam (Kelas XI)

* Arsha Fathi. M (Kelas XI)

Selain itu pertarungan sengit penuh drama terjadi di kategori Tanding (Laga). Juntac Palelo, santri tangguh kelas 11 Pendidikan Diniyah Formal (PDF) Minhaajurrosyidiin, harus melewati rute pertandingan yang sangat terjal.

Langkahnya menuju babak final harus tertahan di semifinal setelah bentrok fisik dalam tensi tinggi melawan pesilat elite dari Pusat Latihan Daerah (Platda) Jawa Tengah. Meski harus mengakui keunggulan lawan di poin-poin akhir, semangat pantang menyerah Juntac berhasil mengunci posisi Juara 3 (Medali Perunggu) nasional.

Pencapaian luar biasa di tingkat nasional ini menegaskan kembali status Ponpes Minhaajurrosyidiin sebagai salah satu kantong pesilat santri terbaik di Indonesia, yang tidak hanya unggul dalam ilmu keagamaan (alim-faqih), tetapi juga tangguh dan berprestasi di tingkat olahraga nasional.

No comments:

Post a Comment

Raih Perak dan Perunggu, Pendekar Ponpes Minhaajurrosyidiin Ukir Prestasi Gelanggang Nasional Gadjah Mada National Championship 2026

  YOGYAKARTA – Gelanggang olahraga nasional kembali diguncang oleh ketangguhan fisik dan mental baja para santri Pondok Pesantren (Ponpes) M...