24 October 2026

Pesantren Ramah Anak, Zero Bullying! Kankemenag Jaktim Ajak Pesantren Jadi Ruang Aman Bagi Santri

JAKARTA TIMUR — Pesantren bukan sekadar tempat menimba ilmu agama, melainkan tempat tumbuh, belajar, dan membangun masa depan para santri. Oleh karena itu, menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi santri bukanlah sebuah pilihan, melainkan tanggung jawab bersama.  

Komitmen tersebut ditegaskan oleh Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Jakarta Timur yang menggelar kegiatan Sosialisasi Pesantren Ramah Anak & Pesantren Nyaman Belajar Tahun 2026 di aula kantor Kankemenag Jaktim, Kamis (22/10/2026).   

Kegiatan strategis ini turut dihadiri oleh para pengurus dan perwakilan pesantren se-Jakarta Timur, salah satunya perwakilan dari Pondok Pesantren Minhaajurrosyidin yang merupakan anggota aktif Forum Komunikasi Pendidikan Pesantren (FKPP) Jakarta Timur. Acara ini menghadirkan Prof. Dr. H. Bunyamin, M.Pd.I., Ketua Bidang Pendidikan dan Kaderisasi MUI Provinsi DKI Jakarta, sebagai narasumber utama.   

Dalam sambutannya, Kepala Kankemenag Kota Jakarta Timur, H. Affan Sofwan, menegaskan pentingnya menjaga marwah pesantren sebagai lembaga pendidikan yang mencetak akhlak dan karakter generasi bangsa. Salah satu pesan utamanya adalah mewujudkan lingkungan pesantren yang benar-benar bebas dari segala bentuk kekerasan, baik fisik, psikis, maupun seksual. 

Komitmen zero bullying harus menjadi gerakan bersama seluruh ekosistem pesantren, termasuk pimpinan dan pengurus lembaga pendidikan Islam di wilayah Jakarta Timur.   "Anak-anak adalah amanah. Melindungi mereka bukan hanya tanggung jawab pendidikan, tetapi juga bagian dari dakwah dan ibadah," tegas H. Affan Sofwan.   

Lebih lanjut, Affan mendorong penerapan aturan yang mendidik dan terukur di lingkungan pesantren. Beliau menekankan pentingnya memperkuat sinergi antara pengasuh, pengurus, orang tua, dan Kementerian Agama, serta menyediakan ruang pengaduan yang aman agar para santri dapat menyampaikan persoalan tanpa rasa takut.   

Melalui partisipasi aktif perwakilan pesantren seperti Ponpes Minhaajurrosyidin dan jajaran FKPP Jakarta Timur, Kankemenag Jaktim berharap seluruh pesantren di Jakarta Timur dapat terus menjadi rumah yang hangat, aman, dan nyaman bagi para santri dalam menuntut ilmu dan menggapai cita-citanya.

No comments:

Post a Comment

Pesantren Ramah Anak, Zero Bullying! Kankemenag Jaktim Ajak Pesantren Jadi Ruang Aman Bagi Santri

JAKARTA TIMUR — Pesantren bukan sekadar tempat menimba ilmu agama, melainkan tempat tumbuh, belajar, dan membangun masa depan para santri. O...