12 June 2026

Kecil-Kecil Cabe Rawit! Murid RA Minhaajurrosyidiin Unjuk Bakat dan Kreativitas di Gelar Karya 2026

 JAKARTA, 11 Juni 2026 – Suasana ceria dan penuh semangat menyelimuti lingkungan RA Minhaajurrosyidiin, Lubang Buaya, Jakarta Timur pada Kamis (11/6). Lembaga pendidikan anak usia dini ini sukses menyelenggarakan agenda tahunan "Pentas Seni dan Gelar Karya" sebagai bentuk apresiasi atas proses belajar dan kreativitas para murid selama satu tahun ajaran terakhir.

Acara yang dihadiri oleh wali murid, jajaran guru RA dan Pengasuh serta Pimpinan Pondok Pesantren Minhajurrosyidin. Panggung utama pentas seni diramaikan oleh aksi menggemaskan sekaligus memukau dari para murid RA, mulai dari tampilan Tahfidzul Qur'an, tarian daerah dan penampilan busana adat. Tidak hanya itu, di pintu masuk area gelar karya juga disulap menjadi ruang pameran yang menampilkan berbagai hasil kerajinan tangan dan proyek kreatif motorik halus murni karya para murid.

Ketua Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin, K.H. Chairul Baihaqi, S.STP, M.Si, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas terselenggaranya acara ini. Beliau menekankan pentingnya peran pondok pesantren dalam mendukung pendidikan usia dini sebagai fondasi utama pembentukan karakter Islami sejak dini. Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Sekolah RA Minhaajurrosyidiin juga menambahkan bahwa metode pembentukan karakter memang menjadi fokus utama sekolah.  Setiap anak memiliki keunikan dan potensi yang luar biasa jika didukung dengan tepat oleh lingkungan sekolah maupun keluarga.

Kolaborasi yang erat antara pengurus pondok pesantren, pihak sekolah, dan dukungan penuh dari wali murid menjadi kunci utama kesuksesan acara tahunan ini. Melalui momentum Pentas Seni dan Gelar Karya 2026, RA Minhaajurrosyidiin kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi yang berkarakter, kreatif, dan unggul di bawah naungan lingkungan Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin.

08 June 2026

BMT Rukun Abadi Gelar Edukasi Literasi Keuangan Syariah di Ponpes Minhajurrosyidiin

Jakarta Timur – Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah BMT Rukun Abadi menggelar program edukasi literasi keuangan syariah bagi ratusan warga Pondok Pesantren Minhajurrosyidiin, Lubang Buaya, Jakarta Timur. Kegiatan tersebut berlangsung pada Minggu malam, 7 Juni 2026, mulai pukul 20.00 WIB.

Program edukasi ini mengangkat tema pentingnya penguatan digitalisasi ekosistem pesantren serta penyelamatan umat dari jerat transaksi ribawi. Kehadiran BMT Rukun Abadi di lingkungan pesantren menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi syariah berbasis komunitas, khususnya di tingkat mikro dan masyarakat sekitar pesantren.

Acara ini dihadiri oleh jajaran pengurus Pondok Pesantren Minhajurrosyidiin, para ustadz, santri, serta perwakilan pengusaha UMKM binaan yang berada di sekitar lingkungan pesantren. Antusiasme peserta terlihat dari perhatian mereka dalam mengikuti pemaparan materi mengenai pentingnya memahami prinsip-prinsip keuangan syariah dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kegiatan tersebut, BMT Rukun Abadi menghadirkan dua pemateri utama, yaitu Dewan Pengawas Syariah BMT Rukun Abadi, H. Imam Rusdi, SE., M.Sy., serta Financing Division Head BMT Rukun Abadi, H. Adhi Prayudi Maulana, SE.

H. Imam Rusdi, SE., M.Sy. dalam pemaparannya menekankan tentang bahaya riba berdasarkan Al-Qur’an dan hadis. Ia menjelaskan bahwa transaksi ribawi bukan hanya berdampak pada aspek ekonomi, tetapi juga berpengaruh terhadap keberkahan hidup umat. Oleh karena itu, masyarakat perlu semakin memahami pentingnya memilih layanan keuangan yang sesuai dengan prinsip syariah.

“Literasi keuangan syariah harus terus ditanamkan kepada masyarakat, khususnya di lingkungan pesantren. Dengan memahami bahaya riba, umat diharapkan mampu lebih selektif dalam memilih transaksi keuangan yang halal, aman, dan membawa keberkahan,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Sementara itu, H. Adhi Prayudi Maulana, SE. menyampaikan materi mengenai produk-produk layanan yang tersedia di BMT Rukun Abadi. Ia menjelaskan berbagai program simpanan dan pembiayaan syariah yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, santri, wali santri, serta pelaku UMKM di sekitar pesantren.

Menurutnya, BMT memiliki peran strategis sebagai lembaga keuangan mikro syariah yang dekat dengan masyarakat. Selain memberikan akses pembiayaan, BMT juga hadir untuk membangun budaya ekonomi yang sehat, produktif, dan sesuai tuntunan syariat.

Melalui kegiatan ini, Ponpes Minhajurrosyidiin berharap sinergi bersama BMT Rukun Abadi dapat terus ditingkatkan. Edukasi literasi keuangan syariah diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem pesantren yang lebih mandiri, modern, dan terbebas dari praktik transaksi ribawi.

Kegiatan ini juga menjadi momentum penting bagi penguatan ekonomi umat, terutama dalam mendukung para pelaku UMKM binaan agar mampu mengembangkan usaha melalui jalur pembiayaan yang halal dan berkelanjutan. Dengan adanya kolaborasi antara pesantren dan BMT, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya mengelola keuangan secara syariah, amanah, dan produktif.

07 June 2026

CETAK GENERASI UNGGUL, PDF MINHAJURROSYIDIN GELAR HAFLAH AKHIRUSSANAH ANGKATAN 8 YANG DIIKUTI RATUSAN SANTRI

Grand Ballroom Pondok Pesantren Minhajurrosyidin, Jakarta Timur, dipadati ratusan santri, wali murid, dan tamu undangan dalam rangka Pelepasan Santri/Haflah Akhirussanah angkatan ke-8 Pendidikan Diniyah Formal (PDF) Minhajurrosyidin yang berlangsung hari ini, Sabtu, 6 Juni 2026.

Acara tahunan ini menandai keberhasilan para santri dari jenjang Wustha (setingkat SMP) dan Ulya (setingkat SMA) yang telah menyelesaikan kurikulum integrasi keagamaan pesantren tradisional dan pendidikan formal nasional selama 3 tahun. Dalam kegiatan ini sebanyak 103 santri terdiri dari 73 santri Ulya dan 30 santri Wustha melaksanakan prosesi pelepasan dengan dihadiri oleh orang tua/wali murid.

Pendidikan Diniyah Formal (PDF) Minhajurrosyidin memberikan apresiasi tinggi kepada santri berprestasi yang meraih nilai akademik maupun non akademik tertinggi, perilaku teladan, serta kemampuan dalam menyelesaikan materi dan target keagamaan yang diberikan. Angkatan VIII ini telah berhasil meraih banyak prestasi baik akademik maupun non akademik. Tercatat ratusan medali dan puluhan tropi dari berbagai event telah berhasil dirain oleh santri Angkatan VIII ini.

Sambutan Pimpinan Pondok Pesantren, K.H Chairul Baihaqi, menekankan bahwa kelulusan angkatan ke-8 ini bukan akhir, melainkan awal kontribusi nyata para santri di masyarakat dengan membawa bekal akhlak mulia dan pemahaman agama yang kuat kepada keluarga maupun masyarakat.

Tokoh-tokoh akademika, dewan pengasuh, dewan masayikh dan dewan guru di Yayasan Ponpes Minhajurrosyidin  turut hadir memberikan ucapan selamat, do'a sekaligus memberikan wejangan agar para alumni tetap menjaga nama baik almamater dan terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi atau bisa memberikan manfaat serta dampak positif dalam kehidupan bermasyarakat 

Penampilan Santri Angkatan 8 juga turut mewarnai acara ini, diantaranya seperti pembacaan lantunan ayat suci Al Quran oleh santri Wustha IX, tampilan syair mencari ilmu dan nadzhom alfiyah oleh santri Ulya XII, tampilan seni beladiri pencak silat oleh santri Ulya XII, serta kesan pesan dengan 3 Bahasa (Arab, Inggris Indonesia) oleh santri Wustha IX dan santri Ulya XII

Acara dilanjutkan dengan prosesi pengalungan medali kepada para wisudawan, sesi foto bersama dewan guru PDF di panggung utama Grand Ballroom Minhajurrosyidin serta penampilan video oleh santri wisudawan dan ditutup dengan acara ramah tamah.

04 June 2026

BLK Komunitas Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin Utus Instruktur dalam Pelatihan AI Nasional

Jakarta – Guna terus meningkatkan kualitas pendidikan vokasi dan menjawab tantangan zaman di era digital, Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin mengutus salah satu instrukturnya untuk mengikuti program “Penguatan Kompetensi Instruktur BLK Komunitas” yang diselenggarakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI).

Kegiatan yang berfokus pada Kejuruan Teknologi Informasi dan Komunikasi ini mengangkat tema pelatihan yang sangat relevan dengan perkembangan global saat ini, yaitu Fundamental Generative Artificial Intelligence (AI) Batch 1. Pelatihan berskala nasional tersebut dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting selama dua hari, yakni pada Selasa hingga Rabu, 2–3 Juni 2026.

Program ini diinisiasi oleh Direktorat Bina Instruktur dan Tenaga Pelatihan Kemnaker RI sebagai upaya memperkuat kompetensi para instruktur swasta di lingkungan BLK Komunitas. Melalui pelatihan ini, para instruktur dibekali pemahaman dasar, wawasan, serta keterampilan teknis dalam memanfaatkan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih inovatif, adaptif, dan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja masa kini.

Direktur Bina Instruktur dan Tenaga Pelatihan, Dr. Teguh Djatmiko, S.E., Ak., M.M., dalam surat resminya menyampaikan bahwa peningkatan kompetensi instruktur merupakan langkah penting dalam menjaga mutu dan relevansi hasil pelatihan yang diberikan oleh BLK Komunitas kepada peserta didik, santri, maupun masyarakat sekitar.

Instruktur utusan Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin, Gufron Sabillah, A.Md.T, telah memenuhi berbagai kualifikasi yang ditetapkan untuk mengikuti program tersebut. Di antaranya aktif mengajar di lembaga, memiliki kesiapan perangkat teknologi, serta memperoleh surat tugas resmi dari pimpinan pesantren.

Ketua Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin, K.H. Chairul Baihaqi, S.STP., M.Si., memberikan dukungan penuh atas keikutsertaan instruktur BLK Komunitas dalam pelatihan nasional ini. Menurutnya, penguatan kompetensi instruktur menjadi bagian penting dari ikhtiar pesantren dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berbasis keagamaan, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan keterampilan di era digital.

“Pesantren harus terus beradaptasi dengan perkembangan zaman. Teknologi, termasuk kecerdasan buatan, dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan keterampilan santri. Kami berharap ilmu yang diperoleh dalam pelatihan ini dapat diterapkan di BLK Komunitas Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin,” ujarnya.

Melalui keikutsertaan dalam pelatihan Fundamental Generative AI ini, BLK Komunitas Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin diharapkan semakin siap mencetak peserta pelatihan yang memiliki keterampilan digital, kreatif, dan mampu bersaing di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Partisipasi ini juga menjadi bukti komitmen Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan vokasi berbasis pesantren.

(Tim Media/-)

02 June 2026

Atlit Pencak Silat Minhajurrosyidin: Dari Piala Walikota Menuju Kejurprov

JAKARTA – Kontingen pencak silat Pondok Pesantren Minhajurrosyidin sukses mengukir prestasi gemilang dalam ajang Kejuaraan Piala Walikota Jakarta Timur pada hari Minggu, 31 Mei 2026 di Gelanggang Olahraga (GOR) Ciracas, Jakarta Timur. 

Tim Minhajurrosyidin berhasil membawa pulang total empat medali, yang terdiri dari dua medali emas, satu perak, dan satu perunggu. Adapun rincian pencapaian sebagai berikut :

Juara 1 (Medali Emas) dan Lolos Kejurprov DKI Jakarta

- Abdul Aziz Assidiqi
- M. Izad Alviano

Juara 2 (Medali Perak) dan Lolos Kejurprov DKI Jakarta

- M. Gama Sihab 

Juara 3 (Medali Perunggu)

- M. Herdiyansah

Kejuaraan ini juga menjadi gerbang pembuka menuju kompetisi yang lebih tinggi. Berdasarkan regulasi turnamen, atlet yang berhasil meraih posisi juara 1 dan 2 berhak mendapatkan tiket otomatis untuk melaju ke tingkat Provinsi atau Kejuaraan Provinsi (Kejurprov).

Dengan hasil tersebut, tiga pesilat terbaik Minhajurrosyidin kini resmi terpilih dan akan langsung masuk masa persiapan intensif demi memperebutkan gelar juara di level Kejurprov mendatang.

01 June 2026

Kibarkan Semangat Nasionalisme, Ratusan Siswa dan Guru Sekolah Minhaajurrosyidiin Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila


JAKARTA – Halaman kampus Sekolah Tinggi Agama Islam Minhaajurrosyidiin (STAIMI) menjadi saksi bisu khidmatnya pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila pada Senin (1/6/2026) pagi. Berbeda dari kegiatan keagamaan biasanya, kali ini seluruh elemen pendidikan di lingkungan Minhaajurrosyidiin melebur dalam barisan upacara untuk memperkuat rasa cinta tanah air.

Upacara bendera ini diikuti secara antusias oleh siswa-siswi dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PDF, PKPPS, SD, SMP, hingga SMA Minhaajurrosyidiin. Tak ketinggalan, bapak dan ibu guru serta jajaran staf karyawan turut hadir berbaris rapi mengikuti seluruh rangkaian prosesi dengan penuh disiplin.

Bertindak sebagai Pembina Upacara, Kepala Sekolah SMA Minhaajurrosyidiin, Firman Muhammad A A, S.Pd., M.M., C.Ed., menyampaikan amanat yang membakar semangat para peserta. Dalam pidatonya, beliau menekankan pentingnya merefleksikan kembali nilai-nilai Pancasila di tengah perkembangan zaman.

"Hari ini, 1 Juni 2026, kita kembali berdiri di atas tanah pusaka untuk memperingati Hari Lahir Pancasila. Lebih dari sekadar seremoni tahunan, momen ini adalah momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia," tegas pembina upacara di hadapan peserta upacara.

Mengangkat tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia", beliau menjelaskan bahwa ideologi bangsa Indonesia ini memiliki peran global yang sangat besar. Menurutnya, nilai luhur Pancasila tidak hanya menjaga keutuhan NKRI yang terdiri dari belasan ribu pulau, tetapi juga menjadi instrumen diplomasi dunia melalui prinsip musyawarah dan mufakat.

Beliau juga mengingatkan bahwa kemajuan materi, ekonomi, dan teknologi yang sedang dikejar saat ini tidak akan berarti apa-apa tanpa adanya komitmen moral yang kuat. Untuk itu, generasi muda diajak untuk tidak sekadar menghafal Pancasila di atas kertas atau menjadikannya pajangan semata.

"Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan dinding di kantor, sekolah, atau hanya menjadi teks di dalam buku sejarah. Mari kita teguhkan kembali komitmen Pancasila kita. Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa yang besar yang dapat menjunjung tinggi religiusitas dengan semangat persatuan," tambahnya.

Upacara yang berlangsung tertib di bawah cerahnya langit pagi itu ditutup dengan doa bersama untuk kemajuan pendidikan Islam dan keutuhan NKRI, disusul dengan komitmen bersama untuk menjaga Pancasila agar tetap hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa. Merdeka!

Rajut Ukhuwah, Pimpinan Ponpes Minhajurrosyidin Sambut Hangat Delegasi Kemenag, MUI, dan 7 Ormas Islam Sumedang di Minhajurrosyidin

JAKARTA – Pondok Pesantren (Ponpes) Minhajurrosyidin menerima kunjungan silaturahmi akbar dari unsur pemerintah, tokoh ulama, serta pimpinan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Islam Kabupaten Sumedang pada Minggu (31/05/2026). 

Kehadiran rombongan besar ini disambut langsung oleh Ketua Ponpes Minhajurrosyidin, K.H. Chairul Baihaqi, beserta jajaran pengurus pesantren. Rombongan delegasi dari Kabupaten Sumedang tersebut dihadiri oleh perwakilan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumedang dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sumedang. Pertemuan ini juga merekatkan persaudaraan lintas ormas dengan hadirnya jajaran pimpinan dari PCNU, PD Muhammadiyah, PD PERSIS, PC Syarikat Islam (SI), PD Al Jam'iyah Al Washliyah, PD PUI, dan DPD LDII Kabupaten Sumedang.

Mengawali agenda kunjungan, K.H. Chairul Baihaqi beserta jajaran pengurus mengajak seluruh tamu undangan untuk berkeliling (tour) melihat langsung area Ponpes Minhajurrosyidin. Para tokoh agama dan pejabat Sumedang diajak meninjau berbagai fasilitas pendidikan, asrama santri, sarana ibadah, hingga sistem tata kelola lingkungan pesantren yang modern dan bersih.

Aktivitas fisik ini mencairkan suasana dan mendapat apresiasi tinggi dari para peserta kunjungan yang kagum dengan keasrian dan manajemen lapangan pondok pesantren.

Setelah puas berkeliling area pesantren, agenda utama dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif (sharing session). Dalam sesi ini, K.H. Chairul Baihaqi memaparkan visi, misi, serta pola pembinaan santri yang diterapkan di Minhajurrosyidin guna mencetak generasi yang alim, faqih, berakhlakul karimah, dan mandiri.

Ketua Umum MUI Kabupaten Sumedang KH. R.M. Anwar Sanusi beserta perwakilan Kementerian Agama dan para pimpinan ormas Islam Sumedang secara bergantian berbagi pandangan, apresiasi dan masukan, serta mendiskusikan tantangan dakwah kontemporer. 

Topik mengenai moderasi beragama dan penguatan ekonomi berbasis pesantren menjadi bahasan hangat dalam ruang dialog tersebut.

Komitmen Merawat Ukhuwah IslamiyahK.H. Chairul Baihaqi menegaskan bahwa pintu Ponpes Minhajurrosyidin selalu terbuka lebar untuk berkolaborasi dan bertukar pikiran demi kemajuan syiar Islam. Kehadiran seluruh elemen ormas besar dari Sumedang ini menjadi bukti nyata bahwa keberagaman wadah perjuangan tetap berada di bawah payung kesatuan umat yang utuh.

Kunjungan ditutup dengan sesi ramah tamah, foto bersama, dan doa lintas tokoh yang memohon keberkahan untuk kemajuan pendidikan Islam serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

27 May 2026

Ribuan Jamaah Padati Halaman Ponpes Minhaajurrosyidiin Ikuti Solat Iduladha 1447 H*

JAKARTA – Suasana khidmat dan penuh berkah menyelimuti kompleks Pondok Pesantren (Ponpes) Minhaajurrosyidiin pada Rabu pagi, 27 Mei 2026. Ribuan jamaah yang terdiri dari para penghuni pondok pesantren, santri, serta masyarakat sekitar tampak memadati area halaman utama sejak fajar menyingsing untuk melaksanakan ibadah Solat Iduladha 1447 Hijriah secara berjamaah.

Bertindak sebagai Imam sekaligus Khatib pada pelaksanaan solat Id kali ini adalah K.H. Sampurno, S.Pd.I, yang merupakan pengasuh Ponpes Minhaajurrosyidiin.

Dalam khutbahnya, K.H. Sampurno menyampaikan pesan mendalam mengenai esensi dan hikmah di balik ibadah penyembelihan hewan kurban. Beliau mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa meningkatkan ketakwaan dan ketaatan kepada Allah SWT tanpa ada keraguan sedikit pun.

"Wahai hamba-hamba Allah, bertakwalah kepada Allah Ta'ala dan taatilah Dia. Ketahuilah bahwa penyembelihan hewan kurban itu memiliki berbagai hikmah dan tujuan, di antaranya adalah sebagai pengingat akan kisah Nabi Ibrahim dan putranya, Nabi Ismail, dalam berserah diri dan tunduk terhadap perintah Allah. Pada yang demikian itu terdapat teladan bagi orang-orang beriman dalam menaati perintah-perintah Allah tanpa ada keraguan," tutur K.H. Sampurno di hadapan ribuan jamaah yang menyimak dengan saksama.

Lebih lanjut, dalam teks khutbah yang disampaikan, beliau juga menekankan bahwa esensi kurban bukanlah sekadar ritual fisik semata, melainkan nilai ketakwaan yang tertanam di dalam hati. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur'an Surat Al-Hajj ayat 37, yang menegaskan bahwa bukan daging atau darah kurban yang mencapai keridaan Allah, melainkan ketakwaan dari hamba-Nya.

Selain dimensi vertikal (pendekatan diri kepada pencipta), K.H. Sampurno menguraikan bahwa ibadah kurban memiliki dampak sosial yang sangat nyata. Kurban menjadi sarana untuk berbagi dan memberikan kelapangan bagi fakir miskin. Melalui pembagian daging kurban, rasa gembira dan sukacita dapat dihadirkan di tengah-tengah hati orang-orang yang membutuhkan pada hari-hari yang penuh berkah ini.

Di akhir khutbahnya, beliau mengingatkan bahwa berkurban adalah salah satu jenis ibadah yang paling agung sekaligus menjadi wujud nyata dalam mengagungkan syiar-syiar Allah pada hari-hari penyembelihan (Ayyamun Nahr dan hari tasyrik).

Pelaksanaan Solat Iduladha berjalan dengan tertib, aman, dan lancar. Usai rangkaian solat dan khutbah selesai, kegiatan dilanjutkan dengan bersalam-salaman mempererat tali silaturrahim antar-jamaah sebelum dimulainya prosesi penyembelihan hewan kurban di area yang telah disediakan oleh pihak pesantren.

23 May 2026

Indahnya Toleransi, Gereja Kalvari Serahkan Hewan Kurban ke Ponpes Minhajurrosyidin

JAKARTA – Pemandangan menyejukkan yang sarat akan nilai toleransi kembali tersaji di kawasan Lubang Buaya, Jakarta Timur. Pondok Pesantren (Ponpes) Minhajurrosyidin secara resmi menerima penyerahan hewan kurban berupa dua ekor kambing dari Gereja Katolik Paroki Kalvari Lubang Buaya pada Kamis, 22 Mei 2025.

Hewan kurban tersebut diserahkan langsung oleh perwakilan pengurus Gereja Kalvari Lubang Buaya, Susilo dan diterima dengan hangat oleh perwakilan pengurus Yayasan Minhajurrosyidin, H. Ujang Saepudin  di kompleks pondok pesantren. Momentum ini menjadi bukti nyata bahwa perbedaan keyakinan tidak menjadi penghalang untuk saling berbagi dan menjaga tali silaturahmi. Penyerahan hewan ini dilakukan dalam rangka menyambut Hari Raya Idul adha sebagai bentuk kepedulian sosial Gereja Kalvari dan kerja sama antar lembaga keagamaan yang bertetangga

Pihak Yayasan Minhajurrosyidin menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas pemberian ini. Menurut perwakilan yayasan, aksi nyata dari jemaat Gereja Kalvari ini bukan sekadar penyerahan hewan kurban, melainkan sebuah simbol kerukunan, gotong royong, dan rasa persaudaraan antarumat beragama yang telah mengakar kuat di lingkungan Lubang Buaya.

Hubungan harmonis antara Ponpes Minhajurrosyidin dan Gereja Kalvari memang bukan hal baru. Kedua institusi ini dikenal aktif saling mendukung dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan, seperti menghadiri peresmian rumah ibadah hingga acara buka puasa bersama.

Rencananya, dua ekor kambing kurban tersebut akan dirawat dengan baik oleh pihak pesantren sebelum disembelih pada Hari Raya Idul Adha mendatang, untuk kemudian dagingnya didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan di sekitar wilayah tersebut. Ponpes Minhaajurrosyidiin setiap tahun telah berkomitmen selain pengadaan hewan Qurban dari internal pesantren, juga membuka akses penerimaan hewan kurban dari berbagai instansi, termasuk lembaga pemerintah dan mitra swasta, untuk disalurkan kepada warga masyarakat sekitar yang membutuhkan.

21 May 2026

Cetak Generasi Unggul, PKPPS Minhajurrosyidin Sukses Lepas Santri Tiga Jenjang Sekaligus!

JAKARTA – Pondok Pesantren Minhajurrosyidin Jakarta Timur menggelar acara Pelepasan Angkatan VIII Pendidikan Kesetaraan Pondok Pesantren Salafiyah (PKPPS) pada Rabu (20/5/2026). Acara yang berlangsung khidmat di Grand Ballroom Ponpes Minhajurrosyidin ini menandai kelulusan ratusan santri dari jenjang Ula (setara SD), Wustha (setara SMP), dan Ulya (setara SMA).

Kepala PKPPS Minhajurrosyidin menegaskan bahwa kelulusan ini membuktikan bahwa pendidikan pesantren mampu bersaing di era modern. "Para santri tidak hanya dibekali ilmu agama yang kuat, tetapi juga ijazah kesetaraan resmi yang diakui negara untuk melanjutkan pendidikan ke universitas atau dunia kerja," ujarnya dalam sambutan resmi.

Acara yang dimulai pukul 08.00 WIB ini turut dihadiri oleh Dewan Pembina Yayasan Pondok Pesantren Minhajurrosyidin, pimpinan, pengasuh dan pengurus pondok pesantren, serta wali murid. Suasana haru dan bangga menyelimuti prosesi pengalungan medali serta pemberian penghargaan bagi santri berprestasi.

Bagi keluarga dan masyarakat yang tidak dapat hadir langsung, seluruh rangkaian prosesi kelulusan ini disiarkan secara langsung dan dapat disaksikan kembali melalui kanal YouTube resmi PKPPS Minhajurrosyidin.

20 May 2026

Penguatan Ekonomi Pesantren, Ponpes Minhaajurrosyidiin Hadiri Rakernas INKOPONTREN di SMESCO

JAKARTA — Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin menghadiri pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Expo INKOPONTREN yang digelar di Gedung SME Tower, SMESCO Indonesia, Jakarta Selatan, Rabu, 20 Mei 2026.

Kehadiran Ponpes Minhaajurrosyidiin dalam kegiatan tersebut diwakili oleh H. Ujang Saepudin, ST., S.Pd.I. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat peran koperasi pondok pesantren dalam membangun kemandirian ekonomi umat dan mendorong pemerataan kesejahteraan masyarakat.

Rakernas dan Expo INKOPONTREN tahun 2026 mengangkat tema “Modernisasi Koperasi Pondok Pesantren untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional dan Pemerataan Kesejahteraan Rakyat.” Tema tersebut menegaskan pentingnya koperasi pesantren sebagai salah satu kekuatan ekonomi berbasis umat yang perlu terus dikembangkan secara profesional, modern, dan berkelanjutan.

Acara pembukaan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Selanjutnya, acara diisi dengan sambutan Panitia Rakernas oleh KH. Abdul Manan Ghani.

Dalam rangkaian sambutan, Wakil Ketua Umum INKOPONTREN, H. Aris Suharisto, menyampaikan pentingnya penguatan kelembagaan koperasi pesantren agar mampu menjawab tantangan ekonomi saat ini. Acara juga menghadirkan sambutan dari salah satu pendiri INKOPONTREN, Prof. DR. KH. Manarul Hidayat, yang menceritakan sejarah pendirian INKOPONTREN serta peran strategisnya dalam membangun jejaring ekonomi pesantren di Indonesia.

Sambutan Ketua Umum INKOPONTREN, Dr. KH. Marsudi Syuhud, disampaikan secara hibrid atau daring dari Arab Saudi. Beliau mengikuti acara secara virtual karena sedang melaksanakan tugas sebagai petugas haji. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya modernisasi koperasi pondok pesantren agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua Umum DEKOPIN, sambutan Kementrian  Ketenagakerjaan RI, serta Keynote Speech dari Kementrian UMKM RI. Kehadiran berbagai tokoh nasional tersebut menunjukkan dukungan terhadap penguatan ekonomi pesantren melalui koperasi dan gerakan ekonomi berbasis masyarakat.

Perwakilan Ponpes Minhaajurrosyidiin, H. Ujang Saepudin, ST., S.Pd.I, menyampaikan bahwa keikutsertaan pesantren dalam agenda nasional ini menjadi momentum penting untuk memperluas wawasan, membangun jejaring, serta memperkuat langkah pesantren dalam mengembangkan ekonomi mandiri.

“Pesantren tidak hanya berperan dalam pendidikan dan dakwah, tetapi juga memiliki potensi besar dalam membangun ekonomi umat. Melalui koperasi pesantren, kemandirian ekonomi dapat terus diperkuat,” ujarnya.

Kegiatan pembukaan Rakernas INKOPONTREN ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ketua Umum DPP PK-Tren, Dr. KH. M. Ilyas Marwal, M.M., D.E.S.A. Melalui kegiatan ini, diharapkan koperasi pondok pesantren semakin maju, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan mampu menjadi motor penggerak ekonomi umat di tingkat lokal maupun nasional.

18 May 2026

Pacu Prestasi Atlet, IPSI Cipayung Adakan Latihan Bersama di Padepokan Minhajurrosyidin

JAKARTA – Guna mendongkrak prestasi dan menyatukan kekuatan para pesilat di Kecamatan Cipayung, Pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kecamatan Cipayung menjadwalkan agenda latihan bersama pada Minggu, 17 Mei 2026. Kegiatan strategis ini dilaksanakan di Padepokan Persinas ASAD, Pondok Pesantren Minhajurrosyidin, Lubang Buaya, Jakarta Timur.

Untuk menyukseskan program tersebut, pihak IPSI Kecamatan Cipayung telah melayangkan surat permohonan resmi terkait penggunaan fasilitas padepokan Pondok Pesantren Minhajurrosyidin. Langkah ini diambil sebagai bagian dari realisasi program kerja pembinaan jangka panjang demi menjaring dan mengasah bakat-bakat atlet pencak silat potensial di wilayah Cipayung.

Latihan gabungan ini dirancang bukan sekadar untuk meningkatkan kemampuan teknik dan taktik bertanding di gelanggang. Lebih dari itu, momentum yang mempertemukan berbagai perguruan silat ini diharapkan mampu membangun kekompakan yang solid serta memperkokoh tali persaudaraan antarperguruan yang bernaung di bawah payung IPSI Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.


17 May 2026

BIDIK UFUK BARAT, TIM FALAKIYAH PONPES MINHAJURROSYIDIN PANTAU HILAL DZULHIJJAH 1447 H BERSAMA LDII DAN MUI

CILEGON, BANTEN – Guna menyukseskan penentuan awal bulan krusial ibadah kurban, tim ahli falakiyah dari Pondok Pesantren (Ponpes) Minhajurrosyidin menggelar kegiatan rukyatul hilal (pemantauan anak bulan) pada Ahad sore, 17 Mei 2026. Aktivitas pengamatan ini dipusatkan langsung di area pesisir tinggi Kota Cilegon yang menghadap langsung ke arah Selat Sunda.

Menggunakan instrumen teleskop astronomi digital presisi tinggi, tim perukyat yang mengenakan seragam dinas lapangan hijau khas organisasi tersebut melakukan penyisiran ufuk barat sesaat sebelum matahari terbenam. Fokus pemantauan ini diarahkan untuk mengukur ketinggian serta elongasi hilal guna memastikan pemenuhan kriteria visibilitas hilal yang berlaku.

Selain itu Kegiatan ini dilaksanakan bersama DPW LDII Provinsi Banten, MUI Kota Cilegon, DPD LDII Kota Cilegon, serta sejumlah unsur organisasi Islam lainnya. Pemantauan hilal dilakukan untuk mendukung penentuan awal bulan Dzulhijjah, yang berkaitan langsung dengan pelaksanaan ibadah kurban dan Hari Raya Iduladha.

Perwakilan dari Ponpes Minhajurrosyidin menjelaskan bahwa keikutsertaan aktif pesantren dalam pengamatan ini merupakan bentuk kontribusi keilmuan astronomi Islam (ilmu falak) bagi masyarakat umum. Posisi geografis pesisir Cilegon dinilai sangat strategis karena memberikan pandangan lepas ke cakrawala laut barat tanpa hambatan vegetasi atau bangunan tinggi.

Meskipun tantangan cuaca berupa lapisan awan tipis sempat menyelimuti sebagian langit Selat Sunda menjelang petang, seluruh rangkaian pencatatan data teknis tetap dirampungkan secara objektif dan ilmiah. Data hisab serta hasil pengamatan fisik di lapangan dari lokasi ini langsung dihimpun untuk dilaporkan secara terpadu.

Hasil pemantauan kolektif dari berbagai titik di Indonesia ini menjadi salah satu rujukan utama dalam Sidang Isbat Kementerian Agama RI yang dipimpin langsung di Jakarta. Berdasarkan hasil mufakat akhir sidang tersebut, pemerintah secara resmi menetapkan bahwa tanggal 1 Dzulhijjah 1447 H jatuh pada Senin, 18 Mei 2026, yang berarti Hari Raya Idul Adha (10 Dzulhijjah) akan dirayakan serentak pada Rabu, 27 Mei 2026.



16 May 2026

Tingkatkan Kompetensi Kurban, Tiga Perwakilan Ponpes Minhaajurrosyidiin Ikuti Pelatihan Juru Sembelih Halal Bersertifikat

Jakarta, 16 Mei 2026 – Menjelang pelaksanaan ibadah kurban, Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin mengirimkan tiga perwakilannya untuk mengikuti Pelatihan Juru Sembelih Halal (Juleha) bersertifikat yang digelar di Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), Senayan, Jakarta.

Tiga peserta dari Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin tersebut adalah Supriyatna, Aji Prasetyo, dan Sobirin. Keikutsertaan mereka menjadi bagian dari upaya pesantren dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, khususnya dalam pelaksanaan penyembelihan hewan kurban yang sesuai dengan syariat Islam dan standar kesehatan pangan.

Kegiatan pelatihan ini diselenggarakan melalui sinergi antara Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LDII Provinsi DKI Jakarta, Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (DKPKP) DKI Jakarta, serta LDII Halal Center (LHC). Pelatihan berskala besar tersebut diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai daerah yang dipersiapkan untuk menjadi juru sembelih halal yang terampil, memahami fikih penyembelihan, serta mampu menerapkan standar kesehatan modern.

Dalam sambutannya, perwakilan DPW LDII Provinsi DKI Jakarta menegaskan bahwa peran juru sembelih halal sangat penting dalam menentukan kehalalan bahan pangan yang dikonsumsi masyarakat. Karena itu, pelatihan Juleha tidak hanya menekankan kemampuan teknis penyembelihan, tetapi juga pemahaman terhadap hukum syariat dan aspek kesehatan hewan.

Melalui kolaborasi dengan LDII Halal Center dan DKPKP DKI Jakarta, para peserta dibekali materi mengenai rukun penyembelihan, tata cara penyembelihan sesuai syariat, serta penerapan prinsip animal welfare atau kesejahteraan hewan. Prinsip ini penting agar proses penyembelihan dilakukan dengan baik, mengurangi stres pada hewan, dan tetap menjaga nilai-nilai kemanusiaan dalam pelaksanaan ibadah kurban.

Selain itu, instruktur dari DKPKP DKI Jakarta juga memberikan pemaparan mengenai standar ASUH, yaitu Aman, Sehat, Utuh, dan Halal. Peserta mendapatkan pemahaman tentang pemeriksaan kesehatan hewan sebelum disembelih atau ante-mortem, serta pemeriksaan kelayakan daging setelah proses penyembelihan.

Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin menyambut baik kegiatan ini sebagai langkah penting dalam menyiapkan pelaksanaan kurban yang lebih profesional, tertib, dan sesuai tuntunan syariat. Dengan adanya peserta yang mengikuti pelatihan Juleha bersertifikat, diharapkan pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di lingkungan pesantren dapat semakin baik, aman, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Keikutsertaan tiga perwakilan tersebut juga menjadi wujud komitmen Ponpes Minhaajurrosyidiin dalam mendukung penyediaan pangan halal, sehat, dan berkualitas, sekaligus meningkatkan pelayanan kepada umat dalam momentum ibadah kurban.

13 May 2026

Atlet Muda Ponpes Minhajurrosyidiin Wakili Persinas ASAD dalam Sosialisasi Peraturan Baru Persilat 2026

JAKARTA – Bertempat di Padepokan Pencak Silat Indonesia TMII, Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) menggelar agenda penting terkait masa depan olahraga bela diri kebanggaan bangsa. Selama dua hari, tepatnya pada 11-12 Mei 2026, dilaksanakan sosialisasi serta peragaan peraturan terbaru Federasi Persilat (Persekutuan Pencak Silat Antarabangsa). 

Sebagai organisasi internasional tertinggi yang didirikan sejak 11 Maret 1980 oleh empat negara pelopor—Indonesia (IPSI), Malaysia (PESAKA), Singapura (PERSISI), dan Brunei Darussalam (PERSIB)—Persilat terus bertransformasi. Dalam momentum krusial ini, Pondok Pesantren (Ponpes) Minhajurrosyidiin mengirimkan delegasi atlet muda terbaiknya untuk mewakili Persinas ASAD. Sebanyak lima atlet pilihan dipercaya untuk bersinergi langsung dengan Dewan Prestasi PB IPSI guna merumuskan dan memperagakan regulasi baru pertandingan Pencak Silat 2026  yang akan berlaku secara global.

Kemenag RI Gelar Review Soal Imtihan Wathani 1447/1448 H

Pendidikan Diniyah Formal (PDF) Minhajurrosyidin menghadiri undangan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI dalam ra...