27 May 2026

Ribuan Jamaah Padati Halaman Ponpes Minhaajurrosyidiin Ikuti Solat Iduladha 1447 H*

JAKARTA – Suasana khidmat dan penuh berkah menyelimuti kompleks Pondok Pesantren (Ponpes) Minhaajurrosyidiin pada Rabu pagi, 27 Mei 2026. Ribuan jamaah yang terdiri dari para penghuni pondok pesantren, santri, serta masyarakat sekitar tampak memadati area halaman utama sejak fajar menyingsing untuk melaksanakan ibadah Solat Iduladha 1447 Hijriah secara berjamaah.

Bertindak sebagai Imam sekaligus Khatib pada pelaksanaan solat Id kali ini adalah K.H. Sampurno, S.Pd.I, yang merupakan pengasuh Ponpes Minhaajurrosyidiin.

Dalam khutbahnya, K.H. Sampurno menyampaikan pesan mendalam mengenai esensi dan hikmah di balik ibadah penyembelihan hewan kurban. Beliau mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa meningkatkan ketakwaan dan ketaatan kepada Allah SWT tanpa ada keraguan sedikit pun.

"Wahai hamba-hamba Allah, bertakwalah kepada Allah Ta'ala dan taatilah Dia. Ketahuilah bahwa penyembelihan hewan kurban itu memiliki berbagai hikmah dan tujuan, di antaranya adalah sebagai pengingat akan kisah Nabi Ibrahim dan putranya, Nabi Ismail, dalam berserah diri dan tunduk terhadap perintah Allah. Pada yang demikian itu terdapat teladan bagi orang-orang beriman dalam menaati perintah-perintah Allah tanpa ada keraguan," tutur K.H. Sampurno di hadapan ribuan jamaah yang menyimak dengan saksama.

Lebih lanjut, dalam teks khutbah yang disampaikan, beliau juga menekankan bahwa esensi kurban bukanlah sekadar ritual fisik semata, melainkan nilai ketakwaan yang tertanam di dalam hati. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur'an Surat Al-Hajj ayat 37, yang menegaskan bahwa bukan daging atau darah kurban yang mencapai keridaan Allah, melainkan ketakwaan dari hamba-Nya.

Selain dimensi vertikal (pendekatan diri kepada pencipta), K.H. Sampurno menguraikan bahwa ibadah kurban memiliki dampak sosial yang sangat nyata. Kurban menjadi sarana untuk berbagi dan memberikan kelapangan bagi fakir miskin. Melalui pembagian daging kurban, rasa gembira dan sukacita dapat dihadirkan di tengah-tengah hati orang-orang yang membutuhkan pada hari-hari yang penuh berkah ini.

Di akhir khutbahnya, beliau mengingatkan bahwa berkurban adalah salah satu jenis ibadah yang paling agung sekaligus menjadi wujud nyata dalam mengagungkan syiar-syiar Allah pada hari-hari penyembelihan (Ayyamun Nahr dan hari tasyrik).

Pelaksanaan Solat Iduladha berjalan dengan tertib, aman, dan lancar. Usai rangkaian solat dan khutbah selesai, kegiatan dilanjutkan dengan bersalam-salaman mempererat tali silaturrahim antar-jamaah sebelum dimulainya prosesi penyembelihan hewan kurban di area yang telah disediakan oleh pihak pesantren.

23 May 2026

Indahnya Toleransi, Gereja Kalvari Serahkan Hewan Kurban ke Ponpes Minhajurrosyidin

JAKARTA – Pemandangan menyejukkan yang sarat akan nilai toleransi kembali tersaji di kawasan Lubang Buaya, Jakarta Timur. Pondok Pesantren (Ponpes) Minhajurrosyidin secara resmi menerima penyerahan hewan kurban berupa dua ekor kambing dari Gereja Katolik Paroki Kalvari Lubang Buaya pada Kamis, 22 Mei 2025.

Hewan kurban tersebut diserahkan langsung oleh perwakilan pengurus Gereja Kalvari Lubang Buaya, Susilo dan diterima dengan hangat oleh perwakilan pengurus Yayasan Minhajurrosyidin, H. Ujang Saepudin  di kompleks pondok pesantren. Momentum ini menjadi bukti nyata bahwa perbedaan keyakinan tidak menjadi penghalang untuk saling berbagi dan menjaga tali silaturahmi. Penyerahan hewan ini dilakukan dalam rangka menyambut Hari Raya Idul adha sebagai bentuk kepedulian sosial Gereja Kalvari dan kerja sama antar lembaga keagamaan yang bertetangga

Pihak Yayasan Minhajurrosyidin menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas pemberian ini. Menurut perwakilan yayasan, aksi nyata dari jemaat Gereja Kalvari ini bukan sekadar penyerahan hewan kurban, melainkan sebuah simbol kerukunan, gotong royong, dan rasa persaudaraan antarumat beragama yang telah mengakar kuat di lingkungan Lubang Buaya.

Hubungan harmonis antara Ponpes Minhajurrosyidin dan Gereja Kalvari memang bukan hal baru. Kedua institusi ini dikenal aktif saling mendukung dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan, seperti menghadiri peresmian rumah ibadah hingga acara buka puasa bersama.

Rencananya, dua ekor kambing kurban tersebut akan dirawat dengan baik oleh pihak pesantren sebelum disembelih pada Hari Raya Idul Adha mendatang, untuk kemudian dagingnya didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan di sekitar wilayah tersebut. Ponpes Minhaajurrosyidiin setiap tahun telah berkomitmen selain pengadaan hewan Qurban dari internal pesantren, juga membuka akses penerimaan hewan kurban dari berbagai instansi, termasuk lembaga pemerintah dan mitra swasta, untuk disalurkan kepada warga masyarakat sekitar yang membutuhkan.

21 May 2026

Cetak Generasi Unggul, PKPPS Minhajurrosyidin Sukses Lepas Santri Tiga Jenjang Sekaligus!

JAKARTA – Pondok Pesantren Minhajurrosyidin Jakarta Timur menggelar acara Pelepasan Angkatan VIII Pendidikan Kesetaraan Pondok Pesantren Salafiyah (PKPPS) pada Rabu (20/5/2026). Acara yang berlangsung khidmat di Grand Ballroom Ponpes Minhajurrosyidin ini menandai kelulusan ratusan santri dari jenjang Ula (setara SD), Wustha (setara SMP), dan Ulya (setara SMA).

Kepala PKPPS Minhajurrosyidin menegaskan bahwa kelulusan ini membuktikan bahwa pendidikan pesantren mampu bersaing di era modern. "Para santri tidak hanya dibekali ilmu agama yang kuat, tetapi juga ijazah kesetaraan resmi yang diakui negara untuk melanjutkan pendidikan ke universitas atau dunia kerja," ujarnya dalam sambutan resmi.

Acara yang dimulai pukul 08.00 WIB ini turut dihadiri oleh Dewan Pembina Yayasan Pondok Pesantren Minhajurrosyidin, pimpinan, pengasuh dan pengurus pondok pesantren, serta wali murid. Suasana haru dan bangga menyelimuti prosesi pengalungan medali serta pemberian penghargaan bagi santri berprestasi.

Bagi keluarga dan masyarakat yang tidak dapat hadir langsung, seluruh rangkaian prosesi kelulusan ini disiarkan secara langsung dan dapat disaksikan kembali melalui kanal YouTube resmi PKPPS Minhajurrosyidin.

20 May 2026

Penguatan Ekonomi Pesantren, Ponpes Minhaajurrosyidiin Hadiri Rakernas INKOPONTREN di SMESCO

JAKARTA — Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin menghadiri pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Expo INKOPONTREN yang digelar di Gedung SME Tower, SMESCO Indonesia, Jakarta Selatan, Rabu, 20 Mei 2026.

Kehadiran Ponpes Minhaajurrosyidiin dalam kegiatan tersebut diwakili oleh H. Ujang Saepudin, ST., S.Pd.I. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat peran koperasi pondok pesantren dalam membangun kemandirian ekonomi umat dan mendorong pemerataan kesejahteraan masyarakat.

Rakernas dan Expo INKOPONTREN tahun 2026 mengangkat tema “Modernisasi Koperasi Pondok Pesantren untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional dan Pemerataan Kesejahteraan Rakyat.” Tema tersebut menegaskan pentingnya koperasi pesantren sebagai salah satu kekuatan ekonomi berbasis umat yang perlu terus dikembangkan secara profesional, modern, dan berkelanjutan.

Acara pembukaan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Selanjutnya, acara diisi dengan sambutan Panitia Rakernas oleh KH. Abdul Manan Ghani.

Dalam rangkaian sambutan, Wakil Ketua Umum INKOPONTREN, H. Aris Suharisto, menyampaikan pentingnya penguatan kelembagaan koperasi pesantren agar mampu menjawab tantangan ekonomi saat ini. Acara juga menghadirkan sambutan dari salah satu pendiri INKOPONTREN, Prof. DR. KH. Manarul Hidayat, yang menceritakan sejarah pendirian INKOPONTREN serta peran strategisnya dalam membangun jejaring ekonomi pesantren di Indonesia.

Sambutan Ketua Umum INKOPONTREN, Dr. KH. Marsudi Syuhud, disampaikan secara hibrid atau daring dari Arab Saudi. Beliau mengikuti acara secara virtual karena sedang melaksanakan tugas sebagai petugas haji. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya modernisasi koperasi pondok pesantren agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua Umum DEKOPIN, sambutan Kementrian  Ketenagakerjaan RI, serta Keynote Speech dari Kementrian UMKM RI. Kehadiran berbagai tokoh nasional tersebut menunjukkan dukungan terhadap penguatan ekonomi pesantren melalui koperasi dan gerakan ekonomi berbasis masyarakat.

Perwakilan Ponpes Minhaajurrosyidiin, H. Ujang Saepudin, ST., S.Pd.I, menyampaikan bahwa keikutsertaan pesantren dalam agenda nasional ini menjadi momentum penting untuk memperluas wawasan, membangun jejaring, serta memperkuat langkah pesantren dalam mengembangkan ekonomi mandiri.

“Pesantren tidak hanya berperan dalam pendidikan dan dakwah, tetapi juga memiliki potensi besar dalam membangun ekonomi umat. Melalui koperasi pesantren, kemandirian ekonomi dapat terus diperkuat,” ujarnya.

Kegiatan pembukaan Rakernas INKOPONTREN ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ketua Umum DPP PK-Tren, Dr. KH. M. Ilyas Marwal, M.M., D.E.S.A. Melalui kegiatan ini, diharapkan koperasi pondok pesantren semakin maju, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan mampu menjadi motor penggerak ekonomi umat di tingkat lokal maupun nasional.

18 May 2026

Pacu Prestasi Atlet, IPSI Cipayung Adakan Latihan Bersama di Padepokan Minhajurrosyidin

JAKARTA – Guna mendongkrak prestasi dan menyatukan kekuatan para pesilat di Kecamatan Cipayung, Pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kecamatan Cipayung menjadwalkan agenda latihan bersama pada Minggu, 17 Mei 2026. Kegiatan strategis ini dilaksanakan di Padepokan Persinas ASAD, Pondok Pesantren Minhajurrosyidin, Lubang Buaya, Jakarta Timur.

Untuk menyukseskan program tersebut, pihak IPSI Kecamatan Cipayung telah melayangkan surat permohonan resmi terkait penggunaan fasilitas padepokan Pondok Pesantren Minhajurrosyidin. Langkah ini diambil sebagai bagian dari realisasi program kerja pembinaan jangka panjang demi menjaring dan mengasah bakat-bakat atlet pencak silat potensial di wilayah Cipayung.

Latihan gabungan ini dirancang bukan sekadar untuk meningkatkan kemampuan teknik dan taktik bertanding di gelanggang. Lebih dari itu, momentum yang mempertemukan berbagai perguruan silat ini diharapkan mampu membangun kekompakan yang solid serta memperkokoh tali persaudaraan antarperguruan yang bernaung di bawah payung IPSI Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.


17 May 2026

BIDIK UFUK BARAT, TIM FALAKIYAH PONPES MINHAJURROSYIDIN PANTAU HILAL DZULHIJJAH 1447 H BERSAMA LDII DAN MUI

CILEGON, BANTEN – Guna menyukseskan penentuan awal bulan krusial ibadah kurban, tim ahli falakiyah dari Pondok Pesantren (Ponpes) Minhajurrosyidin menggelar kegiatan rukyatul hilal (pemantauan anak bulan) pada Ahad sore, 17 Mei 2026. Aktivitas pengamatan ini dipusatkan langsung di area pesisir tinggi Kota Cilegon yang menghadap langsung ke arah Selat Sunda.

Menggunakan instrumen teleskop astronomi digital presisi tinggi, tim perukyat yang mengenakan seragam dinas lapangan hijau khas organisasi tersebut melakukan penyisiran ufuk barat sesaat sebelum matahari terbenam. Fokus pemantauan ini diarahkan untuk mengukur ketinggian serta elongasi hilal guna memastikan pemenuhan kriteria visibilitas hilal yang berlaku.

Selain itu Kegiatan ini dilaksanakan bersama DPW LDII Provinsi Banten, MUI Kota Cilegon, DPD LDII Kota Cilegon, serta sejumlah unsur organisasi Islam lainnya. Pemantauan hilal dilakukan untuk mendukung penentuan awal bulan Dzulhijjah, yang berkaitan langsung dengan pelaksanaan ibadah kurban dan Hari Raya Iduladha.

Perwakilan dari Ponpes Minhajurrosyidin menjelaskan bahwa keikutsertaan aktif pesantren dalam pengamatan ini merupakan bentuk kontribusi keilmuan astronomi Islam (ilmu falak) bagi masyarakat umum. Posisi geografis pesisir Cilegon dinilai sangat strategis karena memberikan pandangan lepas ke cakrawala laut barat tanpa hambatan vegetasi atau bangunan tinggi.

Meskipun tantangan cuaca berupa lapisan awan tipis sempat menyelimuti sebagian langit Selat Sunda menjelang petang, seluruh rangkaian pencatatan data teknis tetap dirampungkan secara objektif dan ilmiah. Data hisab serta hasil pengamatan fisik di lapangan dari lokasi ini langsung dihimpun untuk dilaporkan secara terpadu.

Hasil pemantauan kolektif dari berbagai titik di Indonesia ini menjadi salah satu rujukan utama dalam Sidang Isbat Kementerian Agama RI yang dipimpin langsung di Jakarta. Berdasarkan hasil mufakat akhir sidang tersebut, pemerintah secara resmi menetapkan bahwa tanggal 1 Dzulhijjah 1447 H jatuh pada Senin, 18 Mei 2026, yang berarti Hari Raya Idul Adha (10 Dzulhijjah) akan dirayakan serentak pada Rabu, 27 Mei 2026.



16 May 2026

Tingkatkan Kompetensi Kurban, Tiga Perwakilan Ponpes Minhaajurrosyidiin Ikuti Pelatihan Juru Sembelih Halal Bersertifikat

Jakarta, 16 Mei 2026 – Menjelang pelaksanaan ibadah kurban, Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin mengirimkan tiga perwakilannya untuk mengikuti Pelatihan Juru Sembelih Halal (Juleha) bersertifikat yang digelar di Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), Senayan, Jakarta.

Tiga peserta dari Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin tersebut adalah Supriyatna, Aji Prasetyo, dan Sobirin. Keikutsertaan mereka menjadi bagian dari upaya pesantren dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, khususnya dalam pelaksanaan penyembelihan hewan kurban yang sesuai dengan syariat Islam dan standar kesehatan pangan.

Kegiatan pelatihan ini diselenggarakan melalui sinergi antara Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LDII Provinsi DKI Jakarta, Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (DKPKP) DKI Jakarta, serta LDII Halal Center (LHC). Pelatihan berskala besar tersebut diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai daerah yang dipersiapkan untuk menjadi juru sembelih halal yang terampil, memahami fikih penyembelihan, serta mampu menerapkan standar kesehatan modern.

Dalam sambutannya, perwakilan DPW LDII Provinsi DKI Jakarta menegaskan bahwa peran juru sembelih halal sangat penting dalam menentukan kehalalan bahan pangan yang dikonsumsi masyarakat. Karena itu, pelatihan Juleha tidak hanya menekankan kemampuan teknis penyembelihan, tetapi juga pemahaman terhadap hukum syariat dan aspek kesehatan hewan.

Melalui kolaborasi dengan LDII Halal Center dan DKPKP DKI Jakarta, para peserta dibekali materi mengenai rukun penyembelihan, tata cara penyembelihan sesuai syariat, serta penerapan prinsip animal welfare atau kesejahteraan hewan. Prinsip ini penting agar proses penyembelihan dilakukan dengan baik, mengurangi stres pada hewan, dan tetap menjaga nilai-nilai kemanusiaan dalam pelaksanaan ibadah kurban.

Selain itu, instruktur dari DKPKP DKI Jakarta juga memberikan pemaparan mengenai standar ASUH, yaitu Aman, Sehat, Utuh, dan Halal. Peserta mendapatkan pemahaman tentang pemeriksaan kesehatan hewan sebelum disembelih atau ante-mortem, serta pemeriksaan kelayakan daging setelah proses penyembelihan.

Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin menyambut baik kegiatan ini sebagai langkah penting dalam menyiapkan pelaksanaan kurban yang lebih profesional, tertib, dan sesuai tuntunan syariat. Dengan adanya peserta yang mengikuti pelatihan Juleha bersertifikat, diharapkan pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di lingkungan pesantren dapat semakin baik, aman, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Keikutsertaan tiga perwakilan tersebut juga menjadi wujud komitmen Ponpes Minhaajurrosyidiin dalam mendukung penyediaan pangan halal, sehat, dan berkualitas, sekaligus meningkatkan pelayanan kepada umat dalam momentum ibadah kurban.

13 May 2026

Atlet Muda Ponpes Minhajurrosyidiin Wakili Persinas ASAD dalam Sosialisasi Peraturan Baru Persilat 2026

JAKARTA – Bertempat di Padepokan Pencak Silat Indonesia TMII, Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) menggelar agenda penting terkait masa depan olahraga bela diri kebanggaan bangsa. Selama dua hari, tepatnya pada 11-12 Mei 2026, dilaksanakan sosialisasi serta peragaan peraturan terbaru Federasi Persilat (Persekutuan Pencak Silat Antarabangsa). 

Sebagai organisasi internasional tertinggi yang didirikan sejak 11 Maret 1980 oleh empat negara pelopor—Indonesia (IPSI), Malaysia (PESAKA), Singapura (PERSISI), dan Brunei Darussalam (PERSIB)—Persilat terus bertransformasi. Dalam momentum krusial ini, Pondok Pesantren (Ponpes) Minhajurrosyidiin mengirimkan delegasi atlet muda terbaiknya untuk mewakili Persinas ASAD. Sebanyak lima atlet pilihan dipercaya untuk bersinergi langsung dengan Dewan Prestasi PB IPSI guna merumuskan dan memperagakan regulasi baru pertandingan Pencak Silat 2026  yang akan berlaku secara global.

Perluas Literasi Keuangan, Ponpes Minhajurrosyidin Resmikan GIS Ekosistem EPIKS OJK

 

Pimpinan Pondok Pesantren Minhajurrosyidin, KH Chairul Baihaqi, secara resmi membuka dan meresmikan Galeri Investasi Syariah (GIS) di Sekolah Tinggi Agama Islam Minhajurrosyidin (STAIMI Jakarta) pada Selasa, 12 Mei 2026. Peresmian agenda strategis nasional tersebut meliputi kolaborasi multi-sektor, integrasi ekosistem keuangan dan pendampingan praktis.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jabodebek berkerja sama dengan Ponpes Minhaajurrosyidiin, Bursa Efek Indonesia (BEI), dan PT Phintraco Sekuritas. Pendirian galeri ini merupakan tindak lanjut konkret dari program Ekosistem Pusat Inklusi Keuangan Syariah (EPIKS) yang dicanangkan OJK di pesantren tersebut.

PT Phintraco Sekuritas membentuk Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) guna memberikan bimbingan teori dan praktik langsung mengenai trading dan saham syariah emiten BEI bagi santri serta mahasiswa. Fasilitas ini berfungsi memperluas literasi keuangan generasi muda agar tidak terbatas pada sektor perbankan, melainkan mencakup pemahaman komprehensif atas instrumen pasar modal syariah sejak dini

06 May 2026

Ponpes Minhajurrosyidin Kembali Jadi Tuan Rumah Seleksi Pesilat Unggul Cipayung di O2SN 2026

 

JAKARTA – Pondok Pesantren (Ponpes) Minhajurrosyidin, Lubang Buaya, Jakarta Timur, resmi ditunjuk kembali menjadi salah satu pusat pembinaan dan arena seleksi cabang olahraga pencak silat dalam ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tahun 2026 pada hari Minggu,  3 Mei 2026. Pelaksanaan seleksi langsung tingkat Kecamatan Cipayung, termasuk kompetisi fisik pencak silat dilaksanakan di Padepokan Minhajurrosyidin. Fasilitas olahraga yang terintegrasi langsung dengan padepokan PERSINAS ASAD ini siap menyaring talenta muda terbaik dari tingkat sekolah dasar hingga menengah di wilayah Kecamatan Cipayung. 

Pelaksanaan O2SN tahun ini mengacu pada panduan teknis terbaru yang dirilis oleh Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Selain pencak silat, ajang talenta tahunan ini juga memperlombakan cabang olahraga utama lainnya seperti atletik, renang, bulu tangkis, dan panjat tebing.

Khusus di Minhajurrosyidin, fokus utama seleksi pencak silat akan diarahkan pada kategori Jurus Tunggal (Putra/Putri) serta beberapa kelas tanding. Para pelatih lokal menyatakan bahwa persiapan atlet telah digenjot sejak awal tahun guna mempertahankan dominasi wilayah Jakarta Timur di tingkat provinsi hingga nasional.


24 April 2026

Sederet Tokoh Nasional dan Internasional Padati Halal Bihalal B57+ Asia Pacific di Istiqlal

Dewan Masayikh Ponpes Minhajurrosyidin H. Dwi Pramono, Lc, M.S.I menghadiri undangan Halal Bihalal B57+ Asia Pacific Regional Chapter di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Rabu, 22 April 2026. Halal Bihalal B57+ Asia Pacific Regional Chapter menjadi momentum strategis dalam memperkuat kolaborasi ekonomi Islam lintas negara, dengan semangat “Strengthening Islamic Economic Synergy: From Ukhuwah to Global Economic Partnership.” 

Acara ini semakin istimewa dengan kehadiran Menteri Agama Republik Indonesia, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Ketua Umum B57+ Asia Pacific Regional Chapter Arsjad Rasjid, dan sejumlah perwakilan duta besar negara-negara anggota B57+.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan kegiatan tersebut merupakan bagian memperkuat kolaborasi bisnis antar sektor dari lintas negara di Asia Pasific yang merupakan anggota organisasi kerja sama Islam dengan membahas ekonomi halal dan peluang Indonesia sebagai motor penggerak industri halal dunia. Menteri Agama sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar juga menyampaikan, ekonomi syariah memiliki ketahanan yang kuat dalam menghadapi krisis global. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi bisnis lintas negara dalam kerangka B57+ yang mendorong integrasi ekonomi dunia Islam.

22 April 2026

Pesantren Minhaajurrosyidiin Luncurkan RVM, Dorong Ekonomi Hijau dan Literasi Keuangan Syariah

Jakarta — Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin menegaskan komitmennya sebagai pelopor pengelolaan sampah berbasis teknologi dengan meluncurkan Reverse Vending Machine (RVM) dalam rangka memperingati Hari Bumi, Rabu (22/4/2026). Inovasi ini menjadi bagian dari upaya membangun sistem pengelolaan sampah terintegrasi sekaligus menciptakan nilai ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Ketua Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin, K.H. Chairul Baihaqi, menyampaikan bahwa konsep utama yang dikembangkan adalah zero waste, di mana seluruh sampah diolah menjadi sumber daya bernilai guna.

“Konsep kami adalah tidak ada sampah terbuang karena semuanya diolah menjadi nilai ekonomi bagi warga dan masyarakat sekitar. Kami mengembangkan pengolahan sampah organik menjadi pupuk serta mendukung pertanian dan peternakan internal pesantren,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kehadiran RVM melengkapi sistem pengelolaan sampah yang telah berjalan, baik untuk sampah organik maupun anorganik. Selain itu, program ini juga menjadi bagian dari implementasi ekoteologi, yaitu pendekatan yang menanamkan kesadaran menjaga lingkungan sebagai tanggung jawab bersama melalui pendidikan dan dakwah.

Kegiatan ini turut didukung oleh Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Syariah Indonesia dalam kerangka penguatan ekosistem inklusi keuangan syariah melalui program EPICS.

Kepala Direktorat Edukasi Perlindungan Konsumen, Nuning Isnainijati, menilai langkah pesantren ini sebagai model integrasi antara pengelolaan lingkungan dan literasi keuangan syariah.


“Peresmian Reverse Vending Machine ini menjadi langkah strategis dalam pengelolaan sampah plastik berbasis ekonomi sirkular di pesantren. Program ini sekaligus meningkatkan literasi serta inklusi keuangan syariah masyarakat melalui implementasi EPICS secara berkelanjutan,” katanya.

Senada, Department Head BSI, Harsaid Yusuf Bakhtiar, menyatakan kesiapan pihaknya dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pelatihan dan akses layanan keuangan.

Menurutnya, keberadaan RVM dapat menjadi pintu masuk bagi masyarakat untuk mengenal produk keuangan syariah, mulai dari tabungan, investasi emas, hingga perencanaan keuangan, sehingga mendorong kemandirian ekonomi berbasis komunitas.

Selain itu, Ponpes Minhaajurrosyidiin selalu berperan aktif dalam mendorong kemandirian ekonomi pesantren melalui program peningkatan nilai ekonomi sampah plastik. Para santri tidak hanya diajak peduli terhadap lingkungan, tetapi juga dibekali pemahaman bahwa sampah dapat menjadi peluang usaha yang nyata.

Kolaborasi antara pesantren, regulator, dan industri keuangan ini diharapkan mampu melahirkan model ekonomi hijau berbasis komunitas yang inklusif dan berkelanjutan. Inisiatif Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin pun dinilai berpotensi direplikasi secara nasional sebagai solusi pengelolaan lingkungan sekaligus penguatan ekonomi umat.

Dengan semangat “Santri Berdaya, Sampah Bernilai, Ekonomi Bangkit”, program ini menjadi bukti bahwa pesantren mampu menjadi pusat inovasi sosial yang mengintegrasikan nilai keislaman, kepedulian lingkungan, dan kemandirian ekonomi.

14 April 2026

Kepala Kantor Kemenag Jakarta Timur Pantau Langsung Pelaksanaan TKA PKPPS/PDF Wustho di Ponpes Minhajurrosyidin

JAKARTA TIMUR – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kota Administrasi Jakarta Timur, H. Affan Sofwan, S.H.I, melakukan monitoring langsung pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) Pendidikan Kesetaraan Pondok Pesantren Salafiyah (PKPPS) dan Pendidikan Diniyah Formal (PDF) tingkat Wustho di Pondok Pesantren Minhajurrosyidin, Senin (13/04/2026).

​Dalam peninjauan tersebut, H. Affan Sofwan didampingi oleh Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD. Pontren), Silvia Hanim, SE.MM, guna memastikan kelancaran teknis dan administratif di lapangan.

Pastikan Standar dan Mitigasi Kendala

H. Affan Sofwan menegaskan bahwa monitoring ini merupakan bagian dari kewajiban institusional untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar operasional yang telah ditetapkan.

​"Monitoring TKA bukan sekadar kunjungan, melainkan kewajiban untuk memastikan seluruh proses di lapangan berjalan sesuai standar. Fokus utama kami adalah mengidentifikasi kendala secara dini agar dapat segera ditemukan solusinya dan ditindaklanjuti dengan tepat," ujar Kakan Kemenag dalam keterangannya.

​Beliau menambahkan bahwa sebagai bagian dari program nasional, Kemenag Jakarta Timur berkomitmen penuh dalam mendukung dan mengawal kesuksesan TKA demi masa depan generasi bangsa.

​Apresiasi Kesiapan Santri dan Pengurus

Berdasarkan hasil pantauan dan wawancara dengan para asatidz, pelaksanaan TKA di Ponpes Minhajurrosyidin dilaporkan berjalan lancar tanpa kendala teknis yang berarti. Para santri terlihat mengikuti ujian dengan penuh keseriusan dan kesiapan mental yang matang.

​"Alhamdulillah, kendala-kendala teknis yang sempat dikhawatirkan tidak terjadi di lapangan. Melihat semangat di Pesantren Minhajurrosyidin pagi ini memberikan keyakinan bahwa masa depan umat ada di tangan yang tepat," ungkap H. Affan Sofwan.

​Pesan Keseimbangan Belajar dan Ibadah

Di sela-sela monitoring, Kakan Kemenag turut memberikan motivasi kepada para santri dan pengurus pondok pesantren. Beliau menekankan pentingnya keseimbangan antara aspek intelektual dan spiritual.

​"Kepada para santri, teruslah berjuang. Kuatkan belajar, kencangkan ibadah. Keduanya adalah sayap yang akan membawa kalian pada kesuksesan," pesannya.

​Kepada jajaran pengurus, beliau berpesan agar senantiasa menjadikan amanah dan kejujuran sebagai pondasi utama dalam mendidik. "Apa yang saya lihat hari ini sungguh luar biasa. Tetaplah serius, sungguh-sungguh, dan jaga amanah ini Lil Ummah. Dengan hati yang tulus, insya Allah jalan menuju kebaikan akan selalu dibukakan oleh Allah SWT," pungkasnya.

​Kegiatan monitoring ini ditutup dengan harapan agar seluruh santri yang mengikuti TKA mendapatkan hasil yang maksimal dan menjadi generasi yang unggul bagi bangsa dan agama.

13 April 2026

Marsma TNI (Purn) H. Sukur Hadiri Munas IPSI 2026, Tegaskan Pentingnya Karakter dan Prestasi

Ketua Umum Yayasan Ponpes Minhajurrosyidin Marsma TNI (Purn) H. Sukur, M.Si. (Han) sekaligus Ketua Umum Pengurus Besar (PB) PERSINAS ASAD menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) 2026 sebagai bentuk komitmen mendukung perkembangan pencak silat nasional. 

Acara bergengsi ini secara resmi dibuka langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto Presiden Prabowo Subianto. Musyawarah Nasional (Munas) XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Masa Bakti 2026–2030 tersebut diselenggarakan di Ruang Cendrawasih, Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, pada Sabtu, 11 April 2026.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya menjaga dan melestarikan pencak silat. Menurutnya, lebih dari sekadar olahraga dan bela diri, pencak silat adalah bagian dari budaya bangsa.

Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam kegiatan tersebut antara lain Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, Menteri Luar Negeri Sugiono yang juga Wakil Ketua Umum IPSI, dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Penyelenggaraan Munas XVI IPSI diharapkan menjadi tonggak penting dalam membawa pencak silat semakin mendunia, bukan hanya sebagai cabang olahraga prestasi, tetapi juga sebagai simbol kekuatan budaya Indonesia yang dihormati di kancah internasional.

12 April 2026

HEBITREN DKI Jakarta Gelar Halal Bihalal dan Rapat Koordinasi di Cipayung

Jakarta, 11 April 2026 — Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren (Hebitren) Provinsi DKI Jakarta menggelar kegiatan Halal Bihalal yang dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi bersama pengurus DPW dan DPD se-DKI Jakarta. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 11 April 2026 atau bertepatan dengan 22 Syawal 1447 H, bertempat di Pondok Pesantren Fisabilillah, Cipayung, Jakarta Timur.

Acara yang semula direncanakan pada Jumat, 10 April 2026, mengalami penjadwalan ulang karena kendala teknis. Meski demikian, antusiasme para pengurus tetap tinggi untuk menghadiri kegiatan yang menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi pasca Hari Raya Idulfitri.

Kegiatan dimulai pada pukul 12.00 WIB dengan diawali pelaksanaan Sholat Dzuhur berjamaah, dilanjutkan dengan makan siang bersama dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan. Halal bihalal ini menjadi sarana untuk saling bermaaf-maafan serta memperkuat ukhuwah di antara para pengurus Hebitren se-DKI Jakarta.

Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga diisi dengan rapat koordinasi yang membahas berbagai program strategis organisasi, khususnya dalam pengembangan ekonomi pesantren di wilayah DKI Jakarta. Rapat ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara DPW dan DPD dalam menjalankan program kerja yang berdampak langsung bagi pemberdayaan ekonomi umat.

Ketua DPW Hebitren DKI Jakarta, Dr. M.I. Sofwan Yahya, Lc., M.Hum., bersama Sekretaris H. Saiful Arifin, menyampaikan apresiasi atas kehadiran para pengurus serta menekankan pentingnya kolaborasi dan konsolidasi organisasi dalam menghadapi tantangan ekonomi ke depan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin, Ust. H. Ujang Saepudin, yang ikut berpartisipasi dalam rangkaian acara dan memberikan dukungan terhadap penguatan sinergi antar pesantren dalam wadah Hebitren.

Adapun peserta yang hadir meliputi seluruh pengurus DPW Hebitren Provinsi DKI Jakarta serta perwakilan pengurus DPD dari lima wilayah kota administrasi, yaitu Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Utara, dan Jakarta Barat, masing-masing sebanyak enam orang perwakilan.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan Hebitren DKI Jakarta semakin solid dalam menjalankan perannya sebagai motor penggerak ekonomi berbasis pesantren, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Kibarkan Semangat Nasionalisme, Ratusan Siswa dan Guru Sekolah Minhaajurrosyidiin Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila

JAKARTA – Halaman kampus Sekolah Tinggi Agama Islam Minhaajurrosyidiin (STAIMI) menjadi saksi bisu khidmatnya pelaksanaan Upacara Peringatan...